Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Ini Dia Alasan Mengapa Pilates Lebih Banyak Diikuti Wanita!

Ghina Fadiah Rahma • Kamis, 19 Juni 2025 | 22:06 WIB
Pilates. (Pexels/Ahmet Kurt)
Pilates. (Pexels/Ahmet Kurt)

JawaPos.com - Beberapa tahun terakhir, pilates menjadi salah satu jenis olahraga yang semakin digemari, terutama oleh kalangan wanita. Mulai dari selebriti, influencer, hingga pekerja kantoran, banyak yang mulai rutin mengikuti kelas pilates baik secara online maupun offline. Tapi, pernah nggak sih kamu bertanya-tanya, kenapa pilates lebih banyak diikuti oleh wanita?

Salah satu alasan utamanya adalah karena pilates fokus pada kekuatan inti dan fleksibilitas tubuh, dua aspek yang sangat cocok dengan kebutuhan wanita. Banyak wanita mencari olahraga yang bukan hanya membentuk tubuh, tapi juga memperbaiki postur dan meningkatkan kesadaran tubuh, dan pilates menawarkan semua itu.

Berbeda dengan olahraga yang berintensitas tinggi seperti HIIT atau angkat beban, pilates memberikan pendekatan yang lebih lembut dan mindful. Gerakan pilates dilakukan secara perlahan namun terkontrol, dengan fokus pada pernapasan dan kekuatan otot dalam. Ini membuatnya terasa lebih elegan dan selaras dengan karakteristik banyak wanita yang menyukai aktivitas yang tenang namun efektif.

Banyak wanita juga mengikuti pilates karena olahraga ini dikenal efektif untuk membentuk tubuh menjadi lebih ramping dan proporsional, bukan besar dan berotot. Otot yang dibentuk dengan pilates cenderung panjang dan lentur, sangat sesuai dengan body goals kebanyakan wanita masa kini yang menginginkan tubuh toned, bukan bulky.

Selain itu, pilates sangat bermanfaat untuk mengurangi nyeri punggung, meningkatkan postur, dan memperbaiki keselarasan tubuh. Bagi wanita yang sering bekerja duduk berjam-jam atau sibuk mengurus rumah tangga, pilates menjadi cara efektif untuk mengembalikan keseimbangan dan kenyamanan tubuh.

Tidak sedikit juga wanita yang memilih pilates karena aspek mental yang ditawarkan. Dalam setiap sesi pilates, ada latihan pernapasan dan konsentrasi yang mendalam, yang membantu menurunkan stres dan kecemasan. Ini menjadikan pilates sebagai alternatif olahraga yang juga bisa menjadi "me time" berkualitas.

Faktor komunitas juga punya peran besar. Banyak studio pilates menawarkan suasana yang nyaman, estetis, dan mendukung rasa percaya diri. Ditambah lagi, banyak kelas pilates yang memang didesain dengan pendekatan feminin, mulai dari musik, pencahayaan, hingga instruktur yang penuh empati.

Dari sisi visual, pilates juga sangat instagramable. Tak sedikit wanita yang merasa lebih termotivasi ketika bisa membagikan progress-nya di media sosial. Estetika gerakan pilates yang anggun dan outfit olahraga yang stylish jadi salah satu pemicu tren ini makin menyebar di kalangan Gen Z dan milenial.

Banyak wanita juga memilih pilates karena olahraga ini bisa dilakukan di berbagai fase kehidupan, termasuk saat hamil atau setelah melahirkan. Ada jenis pilates yang memang dirancang untuk mendukung kesehatan ibu hamil, memperkuat otot panggul, serta membantu pemulihan pascapersalinan.

Tak kalah penting, pilates adalah olahraga yang minim resiko cedera jika dilakukan dengan benar. Ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi banyak wanita yang ingin tetap aktif namun tidak ingin mengambil resiko terlalu besar, terutama bagi pemula.

Fenomena ini juga tak lepas dari pengaruh tren global dan sosok role model wanita yang mempopulerkan pilates, seperti selebriti Hollywood hingga K-pop idol. Mereka memperlihatkan bahwa pilates bukan sekadar olahraga, tapi bagian dari gaya hidup sehat yang bisa dilakukan dengan elegan dan menyenangkan.

Pada akhirnya, alasan mengapa pilates lebih banyak diikuti wanita adalah karena olahraga ini mewakili keseimbangan antara kekuatan, kelembutan, dan kesadaran tubuh. tiga hal yang sangat relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup wanita modern. Bukan soal ikut tren semata, tapi karena pilates benar-benar memberikan manfaat nyata, baik secara fisik maupun mental. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#pilates #olahraga #wanita