JP Bogor - Jika pikiran terasa ruwet dan sulit fokus karena banyaknya hal yang terus berputar di kepala, mungkin teknik brain dumping bisa menjadi solusi. Ketika pikiran bercabang-cabang, kita jadi sulit berkonsentrasi, merasa terbebani, dan memicu kecemasan. Brain dumping adalah metode untuk melegakan pikiran dengan menuangkan semua isinya ke dalam bentuk tulisan.
Kita bisa menulis di berbagai media, baik konvensional maupun digital. Intinya, segala sesuatu yang ada di benak kita perlu dituliskan, bahkan hal-hal kecil atau hal yang ingin kita singkirkan. Dengan cara ini, kita akan lebih mampu berpikir jernih dan terhindar dari perasaan kewalahan.
Dilansir dari Very Well Mind, penelitian pada individu dengan gangguan mental seperti kecemasan menunjukkan bahwa mereka yang rutin menulis jurnal tiga kali seminggu selama 15 menit mengalami penurunan kecemasan dan stres, serta peningkatan ketahanan dan keterampilan sosial dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukannya.
Baca Juga: 4 Cara Ampuh Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah agar Tak Makin Parah dan Kembali Sehat
Sebuah tinjauan tahun 2022 dalam Family Medicine and Community Health juga mengindikasikan adanya peningkatan kesehatan mental bagi mereka yang melakukan penjurnalan, terutama bermanfaat bagi pengidap kecemasan atau PTSD. Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, metode ini bisa menjadi langkah awal yang aman dan murah jika kita merasa stres atau memiliki banyak pikiran.
Menuliskan apapun yang ada di pikiran sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur. Saat kita tidur, otak akan benar-benar beristirahat karena kita sudah melakukan brain dumping melalui jurnal sebelum tidur. Catatan dalam jurnal sebelum tidur juga bisa mencakup daftar tugas, yang akan memudahkan kita mengatur kegiatan di hari berikutnya.
Tidak ada batasan atau aturan khusus dalam melakukan brain dumping. Kita bahkan bisa menjadikannya rutinitas. Biarkan semua hal yang membebani pikiran tercurah melalui tulisan. Jika pikiran sedang kacau dan Anda belum pernah mencoba brain dumping, cobalah dan rasakan perbedaannya.
Baca Juga: Mengapa Retinol Begitu Penting dalam Skincare? Ini Penjelasannya
Editor : Candra Mega Sari