JP Bogor - When Life Gives You Tangerines merupakan serial drama Korea yang ditulis oleh Lim Sang Choon dan disutradarai oleh Kim Won Seok. Serial ini menceritakan mengenai kehidupan seorang pasangan suami istri yang mengalami kesulitan. Bergenre drama, romance, dan slice of life, serial ini hadir dengan 16 episode yang sangat mengejutkan para penonton.
Kehadiran IU dan Park Bo-gum sebagai pasangan suami istri dalam drama ini menjadi kolaborasi impian bagi para pecinta K-drama. Keduanya dikenal sebagai aktor dan aktris yang selalu memberikan penampilan berkualitas dan berhasil memikat hati penonton di setiap peran yang mereka jalani. Kali ini, chemistry mereka semakin memikat karena diperankan sebagai pasangan yang menjalani hubungan penuh dinamika.
Park Bo Gum berperan sebagai Gwan Sik, seorang pria yang begitu mencintai dan berusaha melindungi istrinya, Ae Sun, yang diperankan oleh IU. Cintanya begitu besar hingga ia rela berdiri di antara istrinya dan keluarganya sendiri, termasuk ibu dan nenekny, demi membela dan menjaga hati Ae Sun. Hal ini terjadi karena Ae Sun kerap berselisih dengan mertuanya dalam hal-hal kecil, yang kerap memicu konflik dalam rumah tangga mereka.
Baca Juga: Sudah Dengar Soal Suwarsih Djojopuspito? Pahlawan Kebudayaan Perempuan dari Cibatok Bogor
Namun justru di situlah pesona karakter Gwan Sik memancar. Ia menjadi sosok suami idaman yang berhasil mencuri perhatian banyak penonton. Banyak yang menyebut bahwa sikap dan perlakuan Gwan Sik kepada istrinya adalah representasi sempurna dari "green flag" dalam sebuah hubungan pernikahan.
Lantas, apa saja sikap dan tindakan Gwan Sik yang membuatnya layak dijadikan standar ideal seorang suami? Yuk, simak ulasannya berikut ini!
1. Act of Service
Bagi kamu yang sudah menonton drama ini, pasti paham mengapa bentuk kasih sayang Gwan Sik melalui act of service layak menjadi hal pertama yang disorot. Pasalnya sikap ini tidak berhenti saat mereka baru menikah, bahkan jauh sebelum kepergiannya, Gwan Sik telah mempersiapkan segala sesuatu demi memastikan istrinya tetap terjaga dan tidak kesulitan.
2. Menjadi Garda Terdepan Istrinya
Dalam drama ini, Ae Sun kerap terlibat perdebatan dengan mertuanya mengenai hal-hal sepele yang tidak disukai oleh sang mertua. Ketegangan kecil itu perlahan membesar hingga memicu pertengkaran serius. Melihat situasi tersebut, Gwan Sik merasa cemas akan kondisi mental dan emosional istrinya. Karena itulah, ia memutuskan untuk membawa Ae Sun pergi dari rumah agar istrinya bisa merasa lebih tenang dan terlindungi.
3. Pekerja Keras
Dalam drama ini, Gwan Sik digambarkan sebagai sosok suami yang pekerja keras sekaligus jauh dari sifat patriarkal. Ia selalu berusaha memberikan yang terbaik demi kebahagiaan istrinya, Ae Sun. Tanpa harus bersikap otoriter atau merendahkan, Gwan Sik memenuhi tanggung jawab rumah tangganya dengan tulus, bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan mereka tanpa pernah melukai atau menentang sang istri. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah