Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Detoks Sosial Media: Cara Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang dan Produktif

Talitha Sakha Althafah • Minggu, 23 Maret 2025 | 08:00 WIB
Ilustrasi media sosial. (Pexels)
Ilustrasi media sosial. (Pexels)

JP Bogor - Ketika kita mulai kecanduan media sosial dan merasa kewalahan dengan banyaknya informasi yang diterima, itu pertanda bahwa kita perlu beristirahat dari media sosial. Bahkan, figur publik dengan banyak pengikut pun kerap melakukan hal ini atau menyewa seseorang untuk mengelola akun mereka. Namun, bagi mereka yang pekerjaannya mengharuskan selalu mengikuti perkembangan dunia, menghindari media sosial bisa menjadi tantangan.

Bukan berarti kita harus selalu aktif di media sosial. Cara sederhana untuk mengelola penggunaannya adalah dengan membatasi waktu akses dan melakukan detoks media sosial saat sedang libur. Detoks ini tidak hanya sekadar menjauh dari media sosial, tetapi juga mengurangi aktivitas digital lainnya seperti bermain video game, membaca berita online, menonton televisi, atau aktivitas lain yang melibatkan internet.

Menurut laporan CNET, sebuah studi kuantitatif terhadap mahasiswa yang menjalani detoks media sosial selama satu hingga tujuh hari menunjukkan hasil positif. Beberapa peserta melaporkan berkurangnya kecemasan, peningkatan kualitas tidur, serta meningkatnya produktivitas. Saat tidak terpaku pada media sosial, kita bisa mengisi waktu dengan aktivitas yang lebih bermanfaat dan tidak bergantung pada gadget.

Baca Juga: TikTok Bikin Susah Fokus? Ini Dampak Konsumsi Video Pendek bagi Otak

Momen ini juga bisa menjadi kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri dan menemukan hobi baru yang dapat ditekuni. Misalnya, mencoba resep masakan yang sudah lama ingin dicoba, membaca buku yang sebelumnya tertunda, atau sekadar menghabiskan waktu di luar rumah bersama orang-orang terkasih sambil menikmati alam.

Meskipun kita tidak dapat sepenuhnya terlepas dari internet di era digital ini, bukan berarti kita harus menerima dampak negatifnya begitu saja. Beri apresiasi pada diri sendiri ketika berhasil mengurangi waktu layar atau menyelesaikan periode detoks media sosial, dan ingat manfaat positif yang diperoleh dari kebiasaan tersebut. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#media sosial #cara sederhana #detoks media sosial