Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Mengunyah Es Batu: Gejala Kurang Zat Besi yang Sering Diabaikan

Talitha Sakha Althafah • Sabtu, 22 Maret 2025 | 10:00 WIB

Ilustrasi es batu. (Pexels)
Ilustrasi es batu. (Pexels)

JP Bogor - Keinginan kuat untuk mengunyah es batu dikenal sebagai pagophagia. Kondisi ini sering dikaitkan dengan anemia atau kekurangan zat besi, sehingga penderitanya cenderung mengalami gejala lain seperti kulit pucat dan kering, sakit kepala, detak jantung yang lebih cepat, pusing, serta depresi. Menurut WebMD, sekitar 16% penderita anemia mengalami dorongan untuk mengunyah es batu.

Meskipun tampak sepele, pagophagia dapat berdampak serius pada kesehatan, terutama pada gigi. Asosiasi Dokter Gigi Amerika menyebutkan bahwa es batu termasuk dalam daftar sembilan makanan yang berpotensi merusak gigi. Jika kebiasaan ini dilakukan secara berlebihan hingga menggantikan konsumsi makanan lain, risiko malnutrisi pun meningkat dan bisa berhubungan dengan gangguan makan.

Mengunyah es batu secara terus-menerus dapat merusak email gigi, membuat gigi lebih rentan berlubang, menyebabkan retakan, mengiritasi gusi, serta merusak kawat gigi bagi yang menggunakannya. Kebiasaan ini umumnya bermula dari defisiensi zat besi dalam tubuh. Oleh karena itu, langkah awal yang dapat dilakukan untuk mengatasi pagophagia adalah dengan meningkatkan asupan zat besi, baik melalui pola makan sehat maupun suplemen jika diperlukan.

Baca Juga: Resep Seblak Jadul Pedas Menggugah Selera, Mudah Dibuat di Rumah!

Dengan perawatan yang tepat, keinginan untuk mengunyah es batu dapat berkurang secara bertahap. Karena kebiasaan ini lebih sering terjadi pada wanita, salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengalihkan dorongan mengunyah es batu ke makanan lain yang lebih aman, seperti permen karet bebas gula.

Memahami hubungan antara anemia dan kebiasaan mengunyah es batu sangat penting agar dapat lebih waspada terhadap dampaknya. Kekurangan zat besi tidak hanya menyebabkan kelelahan dan kurangnya energi untuk beraktivitas, tetapi juga berisiko menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius, termasuk gangguan reproduksi, komplikasi kehamilan, hingga risiko keguguran.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#Pagophagia #Mengunyah Es Batu #merusak gigi #anemia #zat besi