JP Bogor - Indonesia merupakan negara yang kaya rempah-rempah, menghasilkan hidangan yang sangat kaya rasa. Makanan pedas menjadi favorit banyak orang, memberikan sensasi terbakar di mulut. Namun, seringkali kita mengalami sakit perut setelah mengonsumsi makanan pedas.
Sakit perut setelah mengonsumsi makanan pedas disebabkan oleh capsaicin, senyawa yang terkandung dalam cabai yang memberikan rasa pedas, zat ini juga yang memicu rasa sakit di perut kita. Menurut penelitian Nutrients yang dilansir dari Live Strong, capsaicin juga memperlambat proses pengosongan lambung, sehingga makanan tertahan lebih lama di dalam lambung.
Rasa sakit perut yang timbul sesudah mengonsumsi makanan pedas tentu saja menimbulkan rasa tidak nyaman. Karena itu, sebelum memakan makanan pedas, sebaiknya kita sudah menyiapkan antisipasi berupa makanan atau minuman yang dapat menetralisir rasa pedas.
Banyak orang memilih untuk mengonsumsi makanan manis setelah makan makanan pedas karena dipercaya dapat dengan cepat menghilangkan sensasi pedas di mulut. Akan tetapi, untuk menetralkan asam di lambung, belum ada bukti yang mendukung.
Daripada hanya meredakan sensasi terbakar sementara dengan makanan manis, lebih baik mengonsumsi beberapa makanan dan minuman berikut yang terbukti dapat menetralisir rasa terbakar di perut.
1. Obat Maag
Jenis obat yang bekerja untuk menetralkan asam lambung setelah makan makanan pedas adalah obat seperti TUMS dan Maalox. Obat-obatan yang mengandung kalsium karbonat ini biasanya efektif selama 30 menit hingga 1 jam, sehingga mungkin perlu dikonsumsi berulang kali hingga rasa pedas di perut hilang.
2. Susu
Protein yang terkandung dalam susu akan memecah capsaicin sehingga bisa menenangkan perut yang terasa terbakar. Namun, lebih baik mengonsumsi susu yang rendah lemak karena kandungan lemak yang tinggi dalam susu dapat memperburuk refluks.
3 Air
Air bisa membantu untuk mengencerkan kandungan asam lambung dan mengeluarkan asam lambung yang naik ke kerongkongan. Penelitian yang dimuat di jurnal Digestive Diseases and Science menunjukkan bahwa 200 mililiter air mampu menurunkan asam lambung dalam waktu satu menit.
Editor : Candra Mega Sari