JP Bogor - Olivia Marsh, penyanyi berdarah Korea Selatan-Australia yang lahir pada 26 September 2000, merupakan saudara perempuan dari Danielle NJZ. Ia memulai debutnya pada Oktober tahun lalu di bawah naungan agensi MPLIFY.
Baru-baru ini, Olivia Marsh terlibat dalam kontroversi terkait lagu "Backseat", di mana ia turut serta dalam proses penulisan dan aransemen. Lagu tersebut diduga menjiplak "Onion Boy" milik Isaac Dunbar, memicu perbincangan hangat di media sosial serta kekecewaan dari banyak penggemar.
Terkait kontroversi tersebut, MPLIFY selaku agensi yang menaungi Olivia Marsh mengeluarkan pernyataan resmi pada Senin (24/2/2024).
MPLIFY pun mengakui kesalahan terkait plagiasi lagu.
"Terdapat kontroversi mengenai album pertama Olivia Marsh, 'Backseat' yang dirilis pada 13 Februari, karena dianggap memiliki kemiripan dengan 'Onion Boy' milik Isaac Dunbar. Setelah melakukan perbandingan mendalam, kami mengakui bahwa klaim yang diajukan oleh Isaac Dunbar beralasan. Oleh karena itu, kami telah mencapai kesepakatan yang baik dan sedang dalam proses penyesuaian terkait pembagian komposisi serta pencatatan kredit guna menjamin hak-hak penulis aslinya,” jelas pihak agensi.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Keyboard Macet, Solusi Praktis untuk Tombol Tidak Responsif!
Saat ini, Isaac Dunbar telah resmi tercatat sebagai salah satu penulis lagu "Backseat" bersama Olivia Marsh. MPLIFY pun menyampaikan permintaan maaf atas insiden ini, seraya menegaskan bahwa mereka akan memperbaiki sistem internal guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Kami akan menggunakan ini sebagai pelajaran untuk memeriksa sistem internal guna mencegah hal yang sama terjadi lagi di masa mendatang," jelas pihak agensi lagi.
Di sisi lain, sejumlah penggemar mengungkapkan kekhawatiran bahwa masalah ini bisa berdampak pada citra NJZ, mengingat Olivia adalah saudara Danielle NJZ. Meski begitu, banyak pula yang memberikan respons positif karena agensi segera mengambil langkah untuk memperbaiki dan merevisi permasalahan ini. (*)
Editor : Siti Nur Qasanah