Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

3 Manfaat Kesehatan dari Buah Belimbing: Kaya Antioksidan, Serat dan Vitamin yang Dapat Menurunkan Resiko Kanker

Alberta Dionny Natanuel • Rabu, 19 Februari 2025 | 13:15 WIB

Ilustrasi buah belimbing
Ilustrasi buah belimbing
JP Bogor - Buah belimbing adalah buah tropis yang mudah ditemukan di Indonesia. Buah ini memiliki bentuk bintang yang sangat khas dan rasa segar mirip dengan buah jeruk walaupun bukan dari keluarga citrus. 

Dilansir dari Healthline, buah belimbing sangat kaya akan nutrisi, terutama serat dan vitamin C. Dari 91 gram buah belimbing terdapat 28 kalori, 6 gram karbohidrat, 3 gram serat dan 1 gram protein.

Selain itu, buah belimbing juga memenuhi 52 persen kebutuhan vitamin C, 6 persen tembaga, 3 persen folat, 3 persen potasium, dan 2 persen kebutuhan magnesium per harinya. 

Kaya Antioksidan

Selain itu, buah belimbing kaya akan antioksidan kuat seperti quercetin, asam galik, dan epicatechin yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

 

Hasil penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa kandungan-kandungan tersebut memiliki efek positif dalam mengurangi risiko masalah hati seperti lemak hati, menurunkan kadar kolesterol, meredakan peradangan, serta berpotensi mencegah kanker hati.

Dilansir dari Health, kandungan antioksidan yang tinggi juga berperan dalam meningkatkan imunitas tubuh, sehingga membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Penelitian pada 29 orang dewasa menunjukkan bahwa konsumsi jus belimbing 100 gram dua kali sehari selama empat minggu dapat mengurangi peradangan dan risiko kanker, termasuk penurunan TNF-alpha, IL-23, dan oksida nitrat.

Selain itu, buah belimbing juga sumber vitamin A dan C yang merupakan antioksidan kuat.

Baca Juga: Menangis Ternyata Baik untuk Kesehatan, Ini 11 Manfaatnya yang Mungkin Belum Anda Tahu

Sumber Serat yang Baik

Dilansir dari Medical News Today, serat dalam buah belimbing dapat memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah, sehingga membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah.

Serat dalam buah belimbing terdiri dari serat larut dan tidak larut. Serat larut akan berubah menjadi gel ketika bertemu air, dan yang tidak mudah larut tidak akan berubah wujudnya.

Serat yang tidak larut ini dapat membantu pembentukan kotoran dalam pencernaan sehingga mudah bergerak di dalam perut.

Sementara serat mudah larut memiliki efek yang dapat menurunkan tingkat kolesterol karena dapat membasmi molekul lemak pada darah. Di saat yang sama dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan membantu menurunkan tingkat glukosa pada darah dengan memperlambat tubuh menyerap karbohidrat.

Kaya Vitamin C

Dalam 124 gram buah belimbing ditemukan 42.7 miligram vitamin C, yang dapat memenuhi 50 persen kebutuhan per harinya. 

Dari beberapa penelitian ditarik sebuah kesimpulan dimana konsumsi vitamin C yang baik dapat menurunkan resiko kanker payudara, kerongkongan, lambung, paru-paru, pankreas dan prostat. 

Editor : Candra Mega Sari
#manfaat #kesehatan #Buah Belimbing