Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Hari Valentine Lekat dengan Cokelat dan Bunga Mawar, Ternyata Ada Sejarah Romantis di Baliknya

Melati Septyana Pratiwi • Kamis, 13 Februari 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi Hari Valentine yang lekat dengan cokelat dan bunga mawar. (Pexels)
Ilustrasi Hari Valentine yang lekat dengan cokelat dan bunga mawar. (Pexels)

JP Bogor – Valentine alias hari kasih sayang sebentar lagi akan tiba. Sudah bisa ditebak, setiap memasuki 14 Februari, cokelat dan bunga mawar seperti bertebaran dimana-mana.

Pasangan kekasih seakan wajib memberikan dua benda ini untuk orang tercinta. Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa Hari Valentine lekat sekali dengan cokelat maupun mawar merah?

Padahal mungkin ada alternatif lain seperti memberikan masakan sebagai bentuk kasih atau apapun, selain dua benda tersebut. Ternyata, memang ada alasan di balik cokelat dan mawar merah kerap dikaitkan pada tali cinta.

Tradisi Suku Maya

Keterkaitan antara cinta dan cokelat sudah terjalin sejak dulu. Flower Club menyinggung soal Suku Maya yang amat menyukai cokelat dan bahkan terobsesi oleh si hitam manis ini.

Suku Maya tak hanya menyelipkan cokelat dalam makanan keseharian, tetapi juga upacara keagamaan. Misalnya saja ketika melangsungkan proses pernikahan, masing-masing mempelai harus menyeruput cokelat sebagai bentuk ritual yang melambangkan komitmen serta cinta.

Mawar Merah dan Raja Charles

Dari cokelat, saatnya beralih ke bunga mawar yang juga identik dengan perayaan Hari Valentine. Tradisi memberikan bunga ini untuk orang tersayang mulai menyebar ke seluruh dunia setelah Raja Charles II melakukan perjalanan ke Persia.

Di sana, orang-orang bertukar bunga mawar merah sebagai tanda cinta dan kebiasaan ini membuat sang raja langsung terkesima. Dia lantas memboyong tradisi tersebut ke tanah Eropa sampai akhirnya populer sampai saat ini.

Makna Mendalam Bunga Mawar Merah

Flower Club menyebutkan, bunga mawar merah merupakan perwujudan hati dan jiwa. Bunga satu ini pun erat kaitannya dengan gairah, keinginan, serta romansa.

Mawar juga disebut-sebut sebagai simbol keberanian dan tekad untuk membuat hubungan berjalan lancar. Terlebih, duri-duri mawar melambangkan pengorbanan cinta.

Baca Juga: Rahasia Awet Muda dalam Sebulan: 7 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Wajah Segar dan Bercahaya

Cokelat dan Bunga Melepaskan Hormon Cinta

Apa itu hormon cinta? Menurut Alodokter, hormon ini memiliki nama oksitosin yang berkaitan erat dengan perasaan sayang dan emosi yang baik. Oksitosin sendiri dihasilkan dari hipotalamus pada otak, kemudian keluar melalui kelenjar pituitari.

Diketahui, penelitian sudah membuktikan bahwa bunga dan cokelat mampu melepaskan hormon oksitosin sehingga membuat seseorang bahagia serta gembira. Ini juga menjadi alasan kenapa bunga dan cokelat dianggap cocok dijadikan hadiah di Hari Valentine.

Walaupun Hari Valentine lekat sekali dengan bunga mawar maupun cokelat, namun merayakannya tak melulu harus disertai dua benda tersebut. Perasaan cinta kasih yang tulus dapat berwujud perlakuan manis kepada pasangan ataupun hadiah lain yang lebih dibutuhkan oleh si dia.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#hari valentine #bunga mawar #valentine #14 Februari #cokelat