Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Jangan Remehkan! Inilah Efek dan Gejala jika Mata Terbakar Sinar UV Matahari

Mohammad Haekal Hafiz • Selasa, 4 Februari 2025 | 21:00 WIB

Ilustrasi mata terbakar sinar UV matahari
Ilustrasi mata terbakar sinar UV matahari
JP Bogor - Sinar matahari, meskipun sering dianggap sebagai sumber keceriaan dan kehangatan, ternyata menyimpan bahaya tersembunyi. Sinar matahari dapat menembus awan dan mengenai mata kita tanpa ampun, bahkan dari pagi hingga sore hari. Sayangnya, kita seringkali lalai dalam melindungi mata dari bahaya sinar matahari, padahal kita rajin menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit.

Melansir dari laman jsaeyedocs.com, mata bisa 'terbakar' akibat radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari. Kondisi ini terjadi ketika mata tidak terlindungi dengan baik, misalnya saat tidak menggunakan kacamata hitam yang memblokir UV atau terlalu lama berada di bawah sinar matahari tanpa pelindung mata yang memadai.

Oleh karena itu, penting untuk selalu melindungi mata dari paparan sinar matahari. Mengingat sinar UV yang berbahaya dapat menyebabkan gangguan pada mata, mulai dari rasa tidak nyaman hingga kerusakan penglihatan jangka panjang, seperti katarak.

Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin muncul akibat mata yang terpapar atau 'terbakar' sinar UV matahari.

1. Sensasi Berpasir

Rasa tidak nyaman yang mirip dengan adanya butiran pasir di dalam mata, sehingga susah untuk berkedip.

2. Sakit Kepala

Paparan sinar UV yang diberikan oleh panasnya matahari membuat ketidaknyamanan yang mungkin terjadi akibat ketegangan pada mata, sehingga membuat kepala terasa sakit.

3. Kedutan Kelopak Mata

Tanpa disadari seseorang yang terkena sinar UV juga memberikan gerakan-gerakan yang tak terduga pada kelopak mata, kejadian seperti ini sebagai tanda respons terhadap iritasi yang dialami oleh mata.

4. Pembengkakan 

Selain itu, terjadinya peradangan yang membuat area di sekitar mata membengkak.

5. Kemerahan

Menunjukkan bahwa mata mengalami iritasi atau peradangan yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti alergi, infeksi, atau kelelahan.

6. Penglihatan Kabur

Mengindikasikan kesulitan dalam melihat objek dengan jelas, yang dapat disebabkan oleh kerusakan pada permukaan mata atau gangguan refraksi. 

7. Robekan Berlebihan

Terjadi sebagai respons tubuh terhadap iritasi, dimana mata memproduksi lebih banyak air mata untuk melindungi dirinya.

8. Sensitivitas terhadap Cahaya

Ketidaknyamanan saat melihat cahaya terang bisa jadi akibat peradangan atau kondisi tertentu seperti migrain.

Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mata. Salah satu langkahnya adalah dengan selalu menggunakan kacamata hitam yang dilengkapi perlindungan UV saat beraktivitas di bawah sinar matahari.

Jika kamu atau seseorang yang dikenal mengalami gejala-gejala di atas setelah terpapar sinar matahari, penting untuk segera mencari perawatan medis untuk menghindari komplikasi lebih lanjut. Ingatlah untuk selalu memperhatikan kesehatan mata agar tetap nyaman dan terhindar dari masalah di masa mendatang.

Editor : Candra Mega Sari
#mata #kesehatan mata #Sinar UV #matahari