JP Bogor - Cegukan, meskipun sering dianggap tidak berbahaya, bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab cegukan dan mengetahui kapan sebaiknya mencari pertolongan medis agar bisa menangani masalah ini dengan tepat.
Menurut laman medicalnewstoday.com, dalam dunia medis cegukan dikenal dengan istilah singultus. Secara fisiologis, cegukan terjadi ketika otot diafragma dan otot-otot antartulang rusuk berkontraksi secara mendadak dan tanpa disengaja.
Pada saat yang bersamaan, kotak suara atau laring juga ikut berkontraksi, yang menyebabkan pita suara menutup dan menghambat aliran udara, menghasilkan suara khas ‘hik’.
Laman my.clevelandclinic.org menjelaskan bahwa diafragma adalah otot berbentuk kubah tipis yang memisahkan rongga dada dan perut. Saat kita bernapas, diafragma akan bergerak turun saat menarik napas dan naik kembali saat menghembuskan napas.
Ketika cegukan berlangsung, dua hal ini terjadi sekaligus, diafragma berkontraksi mendadak di antara tarikan napas, menyebabkan seseorang menarik udara dengan cepat, sementara glotis (ruang antara pita suara) tertutup mendadak, sehingga udara tidak bisa masuk lebih jauh.
Biasanya, cegukan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat. Di sisi lain, banyak orang yang mencari cara untuk menghentikannya lebih cepat. Berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda coba untuk mengatasi cegukan dengan efektif:
1. Menahan Napas
Menahan napas adalah salah satu cara yang paling umum dan mudah untuk mengatasi cegukan. Dengan menahan napas, kadar karbondioksida dalam tubuh akan meningkat, yang dapat membantu meredakan cegukan.
Cobalah untuk menahan napas selama yang Anda kuat, kemudian hembuskan secara perlahan.
2. Es Batu
Es batu juga bisa menjadi solusi untuk mengatasi cegukan. Mengisap es batu atau berkumur dengan air es selama sekitar 30 detik dapat membantu meredakan ketegangan otot diafragma yang menyebabkan cegukan. Lakukan cara ini beberapa kali hingga cegukan hilang.
Baca Juga: Resep Creamy Rose Udon ala Fani MasterChef: Sajian Korea Istimewa yang Mudah Dibuat di Rumah
3. Bernapas dengan Kantong Plastik atau Kertas
Bernapas menggunakan kantong plastik atau kertas bertujuan untuk meningkatkan kadar karbondioksida dalam tubuh, yang dapat membantu meredakan cegukan.
Dengan cara ini, Anda akan menghirup kembali karbondioksida yang telah Anda keluarkan, yang dapat menghentikan cegukan.
5. Minum Air Hangat atau Dingin
Air hangat dapat membantu melancarkan peredaran darah dan oksigen dalam tubuh, sehingga sirkulasi oksigen lebih lancar.
Selain itu, minum air es perlahan juga bisa menstimulasi saraf vagus dan meredakan cegukan.
6. Akupresur
Akupresur, atau teknik menekan titik-titik tertentu pada tubuh, bisa membantu mengatasi cegukan. Cobalah untuk menekan ujung jari pada titik tertentu di tubuh, lalu tarik untuk merangsang saraf vagus dan meredakan kejang pada otot diafragma.
7. Menelan Butiran Gula
Salah satu cara sederhana adalah dengan menelan butiran gula batu atau sesendok gula pasir. Kulum gula selama sekitar lima menit, kemudian telan atau keluarkan.
Gula dipercaya dapat merangsang otot diafragma, sehingga otot yang tegang menjadi lebih rileks.
8. Headstand
Meskipun agak sulit, melakukan headstand atau posisi terbalik dapat membantu mengatasi cegukan. Ketika tubuh berada dalam posisi terbalik, peredaran darah dan oksigen akan bergerak dari bagian bawah tubuh ke arah kepala, yang bisa membantu menghentikan cegukan.
9. Jeruk Nipis
Jeruk nipis yang kaya akan vitamin C bisa menjadi solusi alami untuk cegukan. Minumlah air perasan jeruk nipis langsung, karena kandungannya dapat membantu mengatasi gangguan pada saraf vagus yang menyebabkan cegukan.
10. Mengoleskan Minyak Kayu Putih
Minyak kayu putih juga bisa digunakan untuk meredakan cegukan. Cobalah untuk mengoleskan minyak kayu putih pada leher dan perut.
Sensasi hangat yang diberikan oleh minyak kayu putih dapat membantu meredakan cegukan yang mengganggu.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah