Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Segala Hal Tentang Tahun Baru Imlek 2025: Tradisi, Tanggal, Cara Merayakan, hingga Legenda Kuno yang Menyertainya

Siti Nur Qasanah • Selasa, 28 Januari 2025 | 12:30 WIB
Ilustrasi Tahun Baru Imlek 2025. (Dok. Pixabay)
Ilustrasi Tahun Baru Imlek 2025. (Dok. Pixabay)

JP Bogor - Tahun Baru Imlek, juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, adalah salah satu perayaan paling penting di Tiongkok dan bagi komunitas Asia Timur di seluruh dunia.

Dirayakan selama 15 hari, perayaan Tahun Baru Imlek penuh dengan tradisi seperti parade berwarna-warni, reuni keluarga yang hangat, dan kegiatan budaya yang melestarikan adat istiadat yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Dilansir dari Hindustan Times, berikut penjelasan lengkap mengenai tanggal, makna, dan cara merayakan Tahun Baru Imlek 2025.

Kapan Tahun Baru Imlek 2025 Dimulai?

Pada tahun 2025, Tahun Baru Imlek akan dimulai pada Rabu, 29 Januari, dan berlangsung hingga Festival Lampion pada Rabu, 12 Februari.Libur umum untuk perayaan ini di Tiongkok akan berlangsung dari 28 Januari hingga 4 Februari 2025.

Tahun Baru Imlek 2025: Tahun Ular

Setiap Tahun Baru Imlek dikaitkan dengan salah satu dari 12 hewan dalam zodiak Tionghoa. Tahun 2025 merupakan Tahun Ular, yang melambangkan kebijaksanaan, keanggunan, dan intuisi. Orang yang lahir di Tahun Ular sering digambarkan sebagai pribadi yang cerdas, mandiri, dan penuh tekad.

Tahun ini diprediksi akan menekankan pentingnya perencanaan matang dan pemikiran strategis, sejalan dengan sifat Ular.

Makna Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek memiliki akar dari legenda kuno. Menurut cerita rakyat, seekor monster laut bernama Nian muncul pada Malam Tahun Baru untuk meneror desa-desa.

Penduduk desa menemukan bahwa Nian takut pada suara bising dan warna merah, sehingga mereka menyalakan petasan, memakai pakaian merah, dan menghias dengan ornamen merah untuk mengusirnya. Tradisi ini tetap menjadi bagian penting dari perayaan hingga kini.

Cara Merayakan Tahun Baru Imlek 2025

Perayaan ini berfokus pada kebersamaan keluarga, dengan makan malam reuni yang menyajikan hidangan tradisional seperti kue beras, pangsit, dan ikan yang melambangkan keberuntungan. Parade meriah dengan tarian barongsai dan naga digelar untuk membawa keberuntungan dan mengusir roh jahat. Amplop merah berisi uang, simbol keberuntungan dan kemakmuran, dibagikan kepada anak-anak dan orang yang lebih muda.

Festival ini berakhir dengan Festival Lampion pada hari ke-15, di mana masyarakat berkumpul untuk merayakan dengan lampion yang indah dan suasana penuh kebahagiaan.

(*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#cara merayakan #tanggal #makna #2025 #tahun baru imlek