JP Bogor - Diet mayo adalah metode diet yang dikembangkan oleh Mayo Clinic, sebuah organisasi medis non-profit asal Amerika Serikat. Diet ini dirancang tidak hanya untuk menurunkan berat badan tetapi juga untuk membentuk kebiasaan hidup yang lebih sehat secara bertahap dan berkelanjutan.
Salah satu prinsip utama dari diet mayo adalah fokus pada perubahan perilaku. Diet ini mengajarkan untuk mengadopsi kebiasaan sehat, seperti meningkatkan konsumsi buah dan sayuran serta menghindari makan sambil menonton televisi. Dengan mengubah pola hidup, seseorang tidak hanya bisa menurunkan berat badan, tetapi juga mempertahankan berat badan ideal dalam jangka panjang.
Tujuan utama dari diet mayo adalah membantu menurunkan berat badan berlebih dan menemukan pola makan yang lebih sehat. Diet ini tidak hanya berfokus pada pembatasan kalori atau makronutrien, tetapi juga pada ilmu perubahan perilaku.
Dengan menerapkan diet ini, seseorang dapat membangun motivasi intrinsik untuk mempertahankan kebiasaan sehat, menetapkan tujuan yang realistis, serta memahami cara mengatasi hambatan dalam perjalanan menuju tubuh yang lebih sehat.
Salah satu manfaat terbesar dari diet mayo adalah lebih fleksibel dan berkelanjutan dibandingkan dengan diet lainnya. Alih-alih menekankan pada pembatasan makanan yang ketat, diet mayo menekankan pada pembentukan kebiasaan sehat yang dapat bertahan seumur hidup. Berikut adalah beberapa manfaat dari diet mayo yang dilansir dari Halodoc.com.
- Membantu menurunkan berat badan secara alami
- Mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi
- Meningkatkan energi dan kesejahteraan mental
- Membantu seseorang belajar makan dengan lebih sadar (mindful eating)
- Memperbaiki pola tidur dan kesehatan pencernaan
Dengan diet mayo, seseorang tidak hanya menurunkan berat badan tetapi juga meningkatkan kesehatan secara menyeluruh. Berikut adalah cara melakukan diet mayo.
Diet mayo terbagi menjadi dua fase utama, yaitu:
1. Fase "Lose It!" (Menurunkan Berat Badan) - 2 Minggu
Fase pertama dari diet mayo berlangsung selama dua minggu, yang bertujuan untuk mengubah kebiasaan makan yang buruk dan menggantinya dengan kebiasaan sehat. Pada fase ini, seseorang bisa kehilangan sekitar 2,7 kg atau lebih, tergantung dari kepatuhan terhadap pola makan dan gaya hidup yang diterapkan.
Di fase ini, ada beberapa kebiasaan tidak sehat yang harus dihentikan, seperti:
- Mengonsumsi gula tambahan
- Ngemil berlebihan, kecuali buah dan sayur
- Mengonsumsi daging berlemak atau susu penuh lemak
- Minum alkohol
- Makan sambil menonton TV
- Makan di luar terlalu sering
Sebagai gantinya, berikut beberapa kebiasaan sehat yang dianjurkan dalam fase ini:
- Makan sarapan sehat setiap hari
- Mengonsumsi 4 porsi buah dan sayuran per hari
- Memilih biji-bijian utuh dan lemak sehat (misalnya, minyak zaitun)
- Olahraga minimal 30 menit per hari
2. Fase "Live It!" (Gaya Hidup Sehat Seumur Hidup)
Setelah fase pertama berhasil dijalankan, fase kedua bertujuan untuk menjaga kebiasaan baik dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup.
Di fase ini, seseorang belajar untuk:
- Memilih makanan dengan porsi yang tepat
- Meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap
- Menjalani kebiasaan sehat tanpa merasa tertekan
Penurunan berat badan di fase ini terjadi secara bertahap, tetapi lebih stabil dan lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.
Panduan Jumlah Kalori dalam Diet Mayo
Diet mayo tidak hanya membatasi makanan tertentu tetapi juga mengatur jumlah asupan kalori berdasarkan berat badan seseorang.
Batasan kalori untuk wanita:
- kalori/hari untuk wanita dengan berat badan <110 kg
- 1.400 kalori/hari untuk wanita dengan berat badan 110–135 kg
- 1.600 kalori/hari untuk wanita dengan berat badan >136 kg
Batasan kalori untuk pria:
- 1.400 kalori/hari untuk pria dengan berat badan <110 kg
- 1.600 kalori/hari untuk pria dengan berat badan 110–135 kg
- 1.800 kalori/hari untuk pria dengan berat badan >136 kg
Batasan ini membantu menentukan jenis makanan dan porsi makan yang sesuai agar diet tetap berjalan optimal.
Contoh Menu Sehat Diet Mayo (1.200 Kalori per Hari)
Berikut contoh menu sehari untuk diet mayo yang mengandung 1.200 kalori dari alodokter.com :
1. Sarapan:
- 1 lembar roti gandum utuh dengan 1½ sdt margarin
- 3 butir putih telur
- 1 buah pir
- Kopi hitam atau teh tanpa gula
2. Makan Siang:
- 85 gram ayam panggang
- 180 gram buncis kukus
- 170 gram yoghurt rendah lemak
- ½ cangkir apel atau stroberi
3. Makan Malam:
- 85 gram udang tumis dengan 1½ sdt minyak zaitun
- ½ cangkir beras cokelat
- 150 gram brokoli kukus
4. Camilan:
- ½ buah pisang
- Sayur kukus seperti brokoli atau wortel
Bagi Anda yang ingin mencoba diet mayo, pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter sebelum memulai, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu. Dengan perencanaan yang tepat, diet mayo bisa menjadi langkah awal menuju gaya hidup sehat dan tubuh yang lebih ideal!
Baca Juga: Diet Mudah dengan Konsep 'Eat Your Rainbow': Cara Membiasakan Makan Sehat dan Penuhi Nutrisi Berdasarkan Warna