Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Bahaya Softlens: Kebiasaan Buruk Pengguna yang Dapat Merusak Mata dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Amanda Zakiya Mufidatul Khoiroh • Sabtu, 18 Januari 2025 | 21:00 WIB

Ilustrasi softlens
Ilustrasi softlens
JP Bogor - Softlens atau lensa kontak adalah alat penunjang penglihatan dan penampilan yang tersedia dalam berbagai motif, warna, dan ukuran. 

Softlens biasanya digunakan oleh penderita rabun dekat, rabun jauh, atau astigmatisme untuk meningkatkan ketajaman dan kualitas penglihatan. Tidak hanya sebagai alat untuk melihat, softlens juga dinilai lebih praktis dan dapat menunjang aktivitas penggunanya dibandingkan dengan memakai kacamata.

Namun, selain alasan medis, tidak sedikit orang yang menggunakan lensa kontak sebagai penunjang estetika. Apapun alasanya, lensa kontak harus digunakan secara hati-hati guna menghindari bahaya softlens yang bisa berdampak pada kesehatan mata.

Penggunaan lensa kontak sebenarnya aman-aman saja, asal mengikuti petunjuk pemakaian dan menjaga kebersihannya dengan baik. Jika tidak, berikut beberapa risiko kesehatan yang mengintai pengguna softlens, dilansir dari laman Halodoc.com.

1. Mata Kering

Memakai lensa kontak terlalu lama dapat menyebabkan mata kering, dengan hampir setengah pengguna mengalami gejala ini, seperti rasa sakit dan penglihatan kabur.

2. Mata Merah

Mata merah atau konjungtivitis dapat disebabkan oleh infeksi, yang bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya jika lensa kontak tetap digunakan. Keratitis, peradangan pada kornea, dapat menyebabkan sensitivitas terhadap cahaya dan berisiko kebutaan.

3. Abrasi Kornea

Abrasi kornea terjadi akibat goresan pada mata dari lensa kontak, menyebabkan ketidaknyamanan dan penurunan penglihatan. Lensa kontak juga dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri.

4. Infeksi dan Ulkus Kornea

Ulkus kornea adalah kondisi darurat medis yang ditandai dengan mata berair dan pembengkakan, serta dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani. Pengguna lensa kontak yang tidak mengikuti instruksi berisiko tinggi terkena kondisi ini.

5. Mata Kekurangan Oksigen

Kebersihan lensa yang buruk dapat mengurangi oksigen di mata, dan ptosis dapat terjadi akibat cairan yang mempengaruhi kelopak mata, membuatnya sulit terbuka.

6. Prosis

Ptosis adalah gangguan yang membuat kelopak mata turun, terlihat seperti orang mengantuk. Ini disebabkan oleh cairan yang masuk ke jaringan dan menarik kelopak mata, yang juga dapat membuat mata lengket dan sulit terbuka.

7. Penurunan Refleks Kornea

Penggunaan lensa kontak yang berlebihan dapat menurunkan refleks kornea, sehingga menjaga mata tetap lembab menjadi sulit, dan juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah di mata.

8. Pelebaran Pembuluh Darah

Pelebaran pembuluh darah dapat terjadi jika penggunaan softlens tidak tepat, membuat mata merah dan terasa tidak nyaman serta perih.

9. Sensasi Terbakar pada Mata

Sensasi terbakar pada mata ditandai dengan iritasi, belekan berlebih, gatal, merah, dan bengkak kelopak mata. Ini dapat disebabkan oleh infeksi, iritasi, atau reaksi alergi akibat penggunaan lensa kontak.

Terlepas dari bahaya softlens di atas, alat bantu penglihatan ini tetap aman selama digunakan dengan cara yang benar. Berikut adalah beberapa cara menggunakan softlens yang perlu anda perhatikan, dilansir pada laman Alodokter.com.

1. Ikuti Instruksi pada Kemasan

Ikuti instruksi pada kemasan. Softlens memiliki berbagai jenis dengan aturan penggunaan yang berbeda, jadi penting untuk memperhatikan instruksi pada kemasan serta petunjuk dokter.

2. Jaga Kebersihan Softlens

Jaga kebersihan softlens. Kebersihan sangat penting untuk menghindari bahaya. Rutin membersihkan softlens dengan larutan khusus sesuai instruksi di kemasan dan petunjuk dokter. Jangan pakai softlens saat mandi, berenang, atau jika sudah rusak.

3. Hindari Penggunaan Softlens saat Tidur

Hindari penggunaan softlens saat tidur. Untuk keamanan dan kesehatan mata, jangan gunakan softlens saat tidur, karena bisa meningkatkan risiko keratitis, yang berbahaya bagi penglihatan.

4. Bersihkan Tempat Penyimpanan Softlens

Bersihkan tempat penyimpanan softlens. Bersihkan tempat penyimpanan minimal seminggu sekali dengan larutan softlens dan ganti setiap 3 bulan.

Selain tips di atas, jaga kebersihan tangan sebelum menyentuh softlens. Meskipun banyak warna yang menarik, berhati-hatilah terhadap bahaya penggunaan softlens. Konsultasikan dengan dokter dan terapkan cara penggunaan dan perawatan softlens yang benar.

Editor : Candra Mega Sari
#risiko kesehatan #lensa kontak #soflens #kesehatan mata