JawaPos.com - Toxic relationship atau hubungan tidak sehat dalam percintaan, seringkali membuat anda merasa kewalahan sampai anda ingin menyerah, namun anda merasa seakan-akan tidak bisa keluar. Kondisi ini menempatkan anda dalam posisi yang tidak berdaya, karena pasangan terus tarik ulur memainkan perasaan anda, yang akhirnya membuat anda bingung apakah mereka masih mencintai anda atau tidak.
Sebenarnya anda sudah menyadari tanda-tanda buruk itu (redflag), seperti sifat pasangan yang berubah menjadi manipulatif, perlahan-lahan merusak emosi, mental, bahkan kesehatan fisik anda, akibat beban yang terus ada dalam hubungan tersebut.
Teman-teman anda juga mulai memperingatkan anda mengenai hubungan toksik ini, Namun, anda tetap tidak percaya karena pasangan terkadang masih menunjukkan perhatian yang sangat besar (love bombing).
Sampai akhirnya anda ditinggalkan di titik terendah hidup anda tanpa ada siapapun yang mendampingi. Hubungan ini dapat berisiko memicu gangguan depresi karena anda merasa sudah tidak ada lagi dicintai dan dihargai.
Sebelum semua itu terlambat, penting untuk mengetahui ciri-ciri hubungan toksik. Melansir dari thoughtcatalog, tanda-tanda seseorang telah memasuki fase hubungan toksik antara lain:
1. Perilaku Pasangan Berubah secara Tiba-Tiba
Tanda utama yang menandakan pasangan anda mulai toxic adalah perilaku yang berubah secara tiba-tiba tanpa adanya alasan yang jelas. Seseorang yang redflag akan memberikan kasih sayang secara terus menerus untuk memanipulasi anda. Mereka menggunakan cara ini untuk menarik perhatian kemudian, ketika mereka sudah mulai bosan, secara tiba-tiba sikap mereka berubah menjadi dingin. Hal ini dimaksudkan agar anda terus mengejar mereka. Mereka mulai mengabaikan anda dan berdalih bahwa anda hanya berlebihan atau drama.
2. Memulai Pertengkaran Tanpa Alasan yang Jelas
Mereka akan mulai memprovokasi anda dengan alasan yang tidak masuk akal, memberikan kritik berlebihan, marah secara tiba-tiba, dan memutarbalikkan fakta. Selanjutnya, apabila anda terpancing sifat manipulatifnya, maka anda akan terjebak dalam konflik pertengkaran, di mana pasangan akan terus menyalahkan anda ketika anda mencoba melawan. Tanda-tanda pasangan anda mulai redflag selanjutnya adalah mereka akan menunjukkan kekuasaan atas anda. Situasi ini ditandai dengan mereka yang akan memancing rasa cemburu dengan terus menerus berbicara tentang mantan atau terlalu sering membicarakan tentang dirinya sendiri (narsistik).
3. Merasa Iri pada Anda
Hubungan yang toksik akan membuat anda bersaing untuk mereka. Pasangan toxic akan meremehkan pencapaian anda, menggunakan kata-kata sarkas untuk menyakiti perasaan anda, menghina, merendahkan, memberikan komentar sinis, sulit ditemui, dan menghilang kan kegembiraan pada momen bahagia anda. Mereka akan merusak hari libur anda, tidak peduli dengan hari ulang tahun anda, karier anda, pendidikan, bahkan momen spesial anda dengan dirinya.
4. Gaslighting
Ketika anda mulai menyadari ada yang salah dalam hubungan ini, mereka terus memutarbalikkan fakta agar anda merasa bersalah. Ketika anda mencoba untuk meluruskan permasalahan mereka malah memarahi anda dan mencoba mengalihkan pembicaraan.
5. Meninggalkan di saat Anda Membutuhkan
Pasangan toksik akan memohon pada anda dengan bersikap manis supaya diberikan maaf, namun mereka akan segera menyakiti anda lagi. Di saat anda mengalami sedih, trauma, stres, sakit atas perbuatannya, mereka akan susah dihubungi dan meninggalkan anda.
6. Bersikap Mencurigakan
Pasangan toksik akan mengikuti akun-akun yang tidak pantas di sosial media. Mereka mulai suka menggoda orang lain. Saat anda memergokinya sedang berbohong, mereka akan memanipulasi emosi anda dengan menyangkalnya dan menganggapnya hanya sebagai bagian dari kecurigaan anda.
7. Mengharapkan Anda untuk Terus Memberikan Perhatian Ekstra
Anda akan terus dituntut untuk memenuhi stabilitas hubungan, menuntun karier mereka, mengharapkan memberikan perhatian terhadap urusan pribadinya, atau terus menerus meminta uang kepada anda. Anda akan kehilangan kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman, kehilangan fokus untuk mengejar karier anda, atau tidak mampu mengambil keputusan untuk keluar dari hubungan ini sampai akhirnya, mereka yang memutuskan anda terlebih dahulu.
8. Enggan Membalas Perasaan Anda
Terakhir, tanda paling jelas hubungan anda sudah memasuki fase toksik adalah mereka tidak merespon ketika anda sudah menunjukkan cinta dan perhatian terhadap mereka.
Sebelum, semua itu terjadi, segera ambil langkah berani untuk mengakhiri hubungan ini. Hargai diri anda, prioritaskan kebahagiaan anda, dan pusatkan kebahagiaan kepada diri sendiri, karena anda berhak bahagia yang terbebas dari tekanan dan kendali orang lain.
Editor : Candra Mega Sari