Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Orang Tua Wajib Catat! Jangan Lakukan 6 Hal Ini Kepada Anak karena Bisa Merusak Kepercayaan Diri Mereka

Akhmad Iqbal Firmansyah • Minggu, 12 Januari 2025 | 13:45 WIB
Ilustrasi orang tua dan anak
Ilustrasi orang tua dan anak

JP Bogor - Kepercayaan diri merupakan dasar untuk pertumbuhan emosional dan sosial anak. Kepercayaan diri mengajarkan mereka menghadapi tantangan, mengambil resiko, dan percaya pada kemampuan mereka.

Dilansir dari Times of India, terdapat sejumlah perilaku orang tua yang secara tidak sengaja dapat murusak kepercayaan diri anak. Berikut adalah enam kebiasaan yang perlu dihindari untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak.

1. Mengkritik Terus-menerus

Anak-anak dapat tumbuh dengan baik dengan dorongan yang positif, tetapi kritikan yang terus-menerus dapat meninggalkan luka emosional yang bertahan lama.

Memperbaiki kesalahan memang penting, tetapi jika dengan nada kasar atau terlalu sering, hal itu dapat membuat anak-anak mempertanyakan harga diri mereka.

Maka dari itu, fokuslah pada umpan balik yang membangun. Daripada selalu mengkritik kesalahan mereka dengan kalimat yang menghakimi perilaku mereka.

2. Membandingkan Mereka dengan Orang Lain

Selalu membandingkan anak-anak dengan orang lain dapat sangat menyakiti harga diri mereka. Perbandingan membuat anak merasa tidak mampu dan dapat menimbulkan kebencian terhadap orang yang dibandingkan dengan mereka.

Oleh karena itu, perlunya merayakan pencapaian anak anda. Jangan membandingkan apa yang mereka lakukan, tetapi berikanlah pujian yang bersifat pribadi.

Baca Juga: Mengenal Computer Vision Syndrome: Mata Lelah Akibat di Depan Layar dan Pencegahan dengan Aturan 20-20-20

3. Melindungi Secara Berlebihan

Meskipun wajar untuk ingin melindungi anak anda dari kegagalan atau kekecewaan, perlindungan yang berlebihan dapat menghambat kemampuan mereka untuk mengatasi rintangan.

Anak-anak yang tidak diizinkan melakukan kesalahan dapat tumbuh yang cenderung meragukan kemampuan mereka sendiri. Biarkan mereka memecahkan masalah kecil secara mandiri.

Mulailah dengan tugas-tugas yang dapat dikelola seperti mengemasi tas sekolah atau menyelesaikan konflik dengan teman-teman mereka.

4. Mengabaikan Prestasi Mereka

Gagal mengakui usaha atau keberhasilan anak, baik besar maupun kecil, dapat membuat mereka merasa tidak dihargai. Seiring berjalannya waktu, mereka mungkin berhenti mencoba karena mereka yakin usaha mereka tidak berarti.

Rayakanlah pencapaian mereka, bahkan yang kecil sekalipun. Ucapkan pujian sederhana seperti berkata bahwa anda bangga terhadap pencapaian mereka. Ini sangat membantu dalam membangun kepercayaan diri mereka.

5. Memberi Label Buruk kepada Mereka

Menyebut anak anda sebagai 'pemalas', 'pemalu', atau 'ceroboh' mungkin tampak tidak berbahaya pada saat itu, tetapi melabeli mereka seperti itu dapat melekat dan membentuk persepsi mereka.

Seiring berjalannya waktu, anak-anak mungkin secara tidak sadar mewujudkan kata-kata itu dan mulai percaya bahwa kata-kata itu mendefinisikan siapa mereka.

Fokuslah pada perilaku unik mereka, bukan sifat. Daripada melabeli mereka dengan kata-kata yang negatif, cobalah merubahnya dengan kata-kata yang lebih seperti penghargaan atas sikap dan tindakan mereka.

6. Mengendalikan Mereka Secara Berlebihan

Mengawasi anak anda dan mengendalikan setiap aspek kehidupan mereka dapat menunjukkan pesan bahwa anda tidak mempercayai kemampuan mereka.

Mengendalikan secara terus-menerus ini dapat menghambat keterampilan mereka dalam mengambil keputusan dan membuat mereka meragukan penilaian mereka sendiri.

Berilah mereka ruang untuk membuat pilihan, meskipun itu berarti mereka membuat kesalahan. Contohnya biarkan mereka memutuskan kegiatan apa yang ingin mereka ikuti di sekolah. Jika mereka membuat kesalahan, mereka dapat belajar dari pengalaman tersebut.

Baca Juga: Merasa Kejar-kejaran dengan Waktu? Ketahui Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Editor : Candra Mega Sari
#kepercayaan diri #anak #merusak kepercayan diri anak