Dilansir dari laman TD Stories pada Rabu (8/1), dr. Nasreen Kathri, seorang psikolog klinis dan ilmuwan saraf, menyatakan bahwa banyak perempuan pada suatu titik dalam hidupnya akan menjadi pengambil keputusan finansial utama, baik itu karena memilih untuk sendiri, perceraian, atau kehilangan pasangan.
dr. Nasreen juga mengungkapkan bahwa masalah keuangan berhubungan erat dengan kesehatan mental. Ketika seseorang, termasuk perempuan lajang merasa khawatir soal pemenuhan kebutuhan finansialnya, hal itu bisa berdampak buruk pada kesejahteraan mental mereka.
Oleh karena itu, mari kita bahas cara-cara meningkatkan kesehatan finansial bagi perempuan lajang.
1. Identifikasi Kebutuhan
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui dan memahami kebutuhan finansial pribadi. Setiap individu perlu memiliki gambaran yang jelas terkait alokasi uang yang dibutuhkan untuk hidup sehari-hari, tabungan masa depan, dan tujuan keuangan lainnya.
2. Cari Pendampingan Ahli
Bimbingan seorang profesional dapat sangat membantu untuk pengelolaan keuangan, menyusun anggaran, serta merencanakan masa depan finansial dengan lebih matang.
3. Memperkaya Literasi Keuangan
Memperdalam literasi keuangan penting untuk memahami cara menabung, berinvestasi, hingga membuat keputusan finansial yang cerdas. Dorongan dari pemerintah melalui program-program yang mendukung pemberdayaan ekonomi juga sangat membantu, terutama bagi perempuan yang berjuang sendiri untuk kehidupannya.
Editor : Candra Mega Sari