JP Bogor - Pernahkah kamu merasa damai dan bahagia saat hujan turun dengan derasnya? Jika iya, kamu mungkin seorang Pluviophile, seseorang yang memiliki kecintaan mendalam terhadap hujan. Bukan sekadar menyukai hujan, Pluviophile merasakan kedamaian emosional dan ketenangan jiwa ketika hujan turun.
Pluviophile berasal dari bahasa Latin "pluvia" yang berarti hujan, dan istilah ini menggambarkan seseorang yang merasa memiliki ikatan khusus dengan hujan. Para penyuka hujan menikmati suara, aroma, serta suasana yang tercipta saat hujan turun. Bagi mereka, hujan bukan sekadar fenomena cuaca, tetapi juga sebuah pengalaman emosional yang mendalam.
Pluviophile biasanya punya kepribadian yang tenang. Mereka suka menikmati hujan dengan caranya sendiri, entah itu duduk di dekat jendela, berjalan-jalan di bawah rintik hujan, atau hanya mendengarkan suaranya akan membuat mereka tenang dan merasa berelaksasi.
Tidak heran, banyak konten ASMR di YouTube yang menghadirkan suara hujan sebagai pengantar tidur untuk membantu tidur lebih nyenyak. Bagi mereka, hujan menghadirkan rasa nyaman yang mendalam, membuat mereka merasa lebih hidup dan terhubung dengan alam.
Menariknya, perilaku yang menunjukkan gejala pluviophile telah dijelaskan oleh situs resmi Fakultas Psikologi Universitas Medan Area. Berikut adalah deskripsi perilakunya:
1. Rasa tenang
Mendengar suara hujan memberikan efek relaksasi. Tidak jarang, mereka menggunakan rekaman suara hujan atau badai untuk membantu tidur atau mengatasi kecemasan. Bahkan, ketika hujan turun, mereka akan berhenti sejenak hanya untuk menikmati suara rintikannya.
2. Menikmati hujan tanpa khawatir
Buat pluviophile, hujan akan dinikmati, bukan untuk dihindari. Basah kuyup tidak menjadi masalah bagi mereka, justru kadang ada yang menikmati meskipun mereka tahu risiko akan kesehatannya.
3. Kecintaan pada aroma hujan (petrichor)
Aroma khas tanah basah setelah hujan atau petrichor menjadi favorit mereka. Bau ini tercipta dari campuran air, tanah, dan minyak alami yang dihasilkan oleh bakteri. Saking sukanya, beberapa orang bahkan menciptakan penyegar udara dengan aroma ini.
4. Langit mendung adalah favorit
Jika kebanyakan orang senang melihat matahari cerah, Pluviophile justru lebih suka hari yang mendung. Bagi mereka, langit berawan itu lebih bikin nyaman dan asyik dibanding terik matahari.
5. Menikmati hujan dari jendela
Mereka tidak selalu perlu basah-basahan untuk menikmati hujan. Duduk di dekat jendela, dengan melihat tetesan air meluncur di kaca jendela, kemudian sambil minum teh hangat sudah membuat mereka bahagia. Jendela dengan pemandangan hujan itu semacam surga kecil buat pluviophile.
6. Bawa suasana romantis
Bagi mereka, hujan bisa menjadi suasana yang romantis. Hal ini mungkin terjadi karena banyak adegan film romantis di bawah hujan. Buat pluviophile, hujan sering jadi momen penuh perasaan.
Jika kamu merasa memiliki hubungan khusus dengan hujan, mungkin kamu adalah seorang Pluviophile. Bagi Pluviophile, hujan bukan sekadar tetesan air yang turun dari langit, melainkan sebuah momen istimewa untuk menemukan ketenangan dan kedamaian dalam hidup.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah