Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT. Doa merupakan bentuk komunikasi kita dengan Sang Pencipta. Di penghujung tahun, mari kita manfaatkan momen ini untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, memohon ampunan atas segala dosa yang telah kita perbuat, dan memohon keberkahan di tahun yang akan datang.
Mufti dari Betawi abad 19-20, Habib Utsman bin Yahya, dalam karyanya yang berisi kumpulan doa dan zikir, Maslakul Akhyar, memasukkan doa akhir tahun yang dianjurkan Rasulullah SAW.
Berikut ini adalah bacaan doa akhir tahun dalam bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya
اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Allahumma ma amiltu min amalin fi hadzihis sanah ma nahaitani anhu wa lam atub minhu wa halumta fiha alayya bifadhlika ba’da qudratika ala uqubati wa da'autani ila taubati min ba'di jara'ati ala ma'shiyatika fa innis taghfartuka faghfili wa ma amiltu fiha mimma tardha wa wa'adtani alaihis tsawaba. Fas'aluka an tataqabbala minni wa la taqtha' raja'i minka ya karim.
Artinya: Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berrarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.
Editor : Candra Mega Sari