Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Waspada! 5 Penyakit Mengintai saat Musim Hujan, Lindungi Dirimu Sekarang

Candra Mega Sari • Kamis, 12 Desember 2024 | 09:30 WIB

Ilustrasi penyakit yang sering muncul saat musim hujan
Ilustrasi penyakit yang sering muncul saat musim hujan
JP Bogor - Musim hujan memang dinantikan oleh banyak orang. Namun, di balik keindahannya, musim ini juga membawa berbagai risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Cuaca yang lembap dan sering terjadi perubahan suhu membuat tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit. Lantas, penyakit apa saja yang sering muncul saat musim hujan?

Melansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berikut adalah beberapa penyakit yang umum terjadi saat musim hujan:

1. Influenza

Influenza atau flu adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan bagian atas, seperti hidung dan tenggorokan. Gejalanya meliputi demam tinggi, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri otot. Virus influenza dapat menyebar dengan cepat melalui droplet (percikan air liur) saat penderita batuk atau bersin.

Untuk mencegah influenza, penting untuk menjaga gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, istirahat yang cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi seperti buah-buahan dan sayuran.

Selain itu, selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan atau setelah beraktivitas. Jika sedang flu, gunakan masker untuk mencegah penularan ke orang lain.

2. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini biasanya berkembang biak di tempat-tempat yang terdapat genangan air bersih, seperti vas bunga, kaleng bekas, dan ban bekas. Gejala DBD meliputi demam tinggi, nyeri sendi dan otot, ruam kulit, serta penurunan jumlah trombosit.

Pencegahan DBD dapat dilakukan dengan rajin melakukan 3M (menguras, menutup, mengubur) tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Selain itu, penggunaan lotion anti nyamuk atau obat nyamuk bakar juga sangat dianjurkan untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk Aedes aegypti.

3. Diare

Diare adalah kondisi di mana feses menjadi lebih encer dan frekuensi buang air besar meningkat. Diare dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau parasit, serta keracunan makanan.

Diare dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Cuci tangan secara teratur, buang air besar pada tempatnya, dan konsumsi makanan yang bersih serta dimasak dengan benar.

4. Penyakit Kulit

Musim hujan yang lembap menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur penyebab penyakit kulit seperti kurap, panu, dan kaki atlet. Gejala penyakit kulit umumnya berupa ruam merah, gatal, dan bersisik.

Untuk mencegah penyakit kulit, sangat penting untuk menjaga kebersihan tubuh secara teratur. Mandilah minimal dua kali sehari. Selain itu, gunakan pakaian yang dapat menyerap keringat dengan baik. Hindari pakaian yang ketat dan lembap karena dapat mengiritasi kulit dan menjadi tempat berkembang biak jamur.

5. Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang biasanya terdapat pada urine hewan pengerat, seperti tikus. Bakteri ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka terbuka atau selaput lendir saat kontak langsung dengan air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan yang terinfeksi.

Untuk mencegah leptospirosis, pastikan lingkungan bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan sepatu boot saat bekerja di area yang berpotensi terkontaminasi

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, dan mata merah setelah melakukan aktivitas di tempat yang berpotensi terpapar bakteri Leptospira.

Editor : Candra Mega Sari
#penyakit #dbd #musim hujan #influenza