Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

11 Tips Merawat Tanaman agar Tumbuh Subur dan Tidak Mudah Layu

Faiza Az Zahra • Senin, 2 Desember 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi perempuan sedang menata pot tanaman di meja kerjanya
Ilustrasi perempuan sedang menata pot tanaman di meja kerjanya
JP Bogor
- Mayoritas orang Indonesia membeli dan merawat tanaman dan meletakkannya di teras atau halaman belakang rumah guna menciptakan suasana yang lebih sejuk dan nyaman. Dilansir dari laman tanaman.com, terdapat penelitian yang menyimpulkan bahwa memelihara tanaman dapat membuat bahagia dan meningkatkan suasana hati orang yang mempelihara.
 
Selain itu, merawat tanaman juga merupakan sebuah hobi bagi sebagian orang yang diklaim ampuh untuk mengusir stress. Baik itu, tanaman hias, buah-buahan, ataupun sayur-sayuran. Ragam tanaman hias yang cukup populer untuk dipelihara, seperti aglonema, bonsai, lidah mertua, monstera, lili paris, palem, hydrangea, dan lainnya. 
 
Untuk tanaman sayur yang biasa ditemukan di teras atau halaman belakang rumah, seperti cabai, sawi, belimbing, dan lain-lain. Guna menjadikan tanaman anda tumbuh subur dan tidak mudah layu, ini dia 11 tips merawat tanaman yang bisa anda terapkan, dilansir dari laman gardencenter.com.
 
1. Menentukan Media Tanam yang Tepat
 
Pilihlah media tanam yang sesuai ukurannya dengan tanaman anda agar tampak cantik. Jika anda ingin merawat tanaman hias, gunakan pot berukuran kecil atau sedang. Media tanam yang terlalu kecil dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan tanaman karena mendapatkan tekanan berlebih. Kemudian, apabila anda berniat untuk merawat tanaman berkayu, tanamlah di lahan yang luas agar tanaman anda lebih leluasa untuk tumbuh dan berkembang.
 
2. Letakkan di Area yang Terpapar Sinar Matahari secara Merata 
 
Salah satu unsur terpenting untuk mendukung pertumbuhan tanaman adalah sinar matahari. Dengannya tumbuhan dapat melakukan fotosintesis, baik itu tanaman indoor maupun outdoor. Akan tetapi, jangan sampai jumlah sinar matahari yang diterima oleh tanaman berlebihan, kecuali jika habitat tanaman itu memang di daerah tropis dan butuh sinar matahari lebih, seperti tanaman pakir, sukulen, kaktus, dan tanaman sejenis lainnya.
 
Berbeda dengan tanaman yang habitatnya bukan di daerah tropis, mereka akan cepat layu karena kekeringan, terbakar, atau bahkan mati. Jika anda melihat salah satu dari tanda-tanda tersebut karena kelebihan sinar matahari, segera pindahkan tanaman ke tempat yang lebih sejuk. Selain itu, anda perlu mengetahui jumlah eksposur sinar matahari yang dibutuhkan oleh setiap jenis tanaman agar tetap tumbuh subur dan tidak mudah layu. Umumnya, tanaman buah-buahan dan sayur- mayur membutuhkan eksposur matahari selama kurang lebih 6 jam per hari. 
 
Baca Juga: Susah Tidur? Lakukan Tips dan Trik Ini Agar Tidurmu Nyenyak
 
3. Menjaga Kebersihan di Sekeliling Tanaman
 
Pastikan kebersihan di media tanam atau pot dan tanaman untuk mendukung pertumbuhan. Biasanya hal yang sering ditemukan dan cukup mengganggu di sekitar tanaman dan pot adalah tumpukkan sampah, puntung rokok, dan air bekas yang dibuang sembarangan.
 
Untuk perawatan kebersihan lebih lanjut, anda perlu membuang patahan dahan, memangkas bagian yang tidak tumbuh teratur, dan membuang sisa kotoran ataupun debu dari tanaman.
 
4. Melakukan Teknik Penyiraman Air yangTepat
 
Selanjutnya, anda perlu mengetahui kadar air yang dibutuhkan oleh setiap jenis tanaman. Jika anda keliru, kurangnya air pada sebagian tanaman akan menyebabkan kekeringan dan kelebihan air akan menyebabkan akar tanaman mengalami pembusukan. Oleh karena itu, perhatikan beberapa hal berikut sebelum anda menyiram tanaman kesayangan.
  • Menyiram tanaman di pagi hari atau malam hari: Perhatikan waktu yang tepat untuk menyiram tanaman agar suplai air tercukupi guna menghadapi teriknya sinar matahari pada siang hari.
  • Menyiram tanaman secara merata: Pastikan seluruh sudut tanaman tersiram air agar tanaman dapat tumbuh secara optimal.
  • Menghindari genangan air: Genangan air biasanya timbul karena terlalu banyak menyiram. Akibatnya, jalur masuknya oksigen tertutup dan akar tanaman jadi lebih cepat busuk. 
5. Antisipasi serangan hama dan penyakit sejak dini
 
Serangan hama dan penyakit pada tanaman tentunya akan menghambat perkembangan tanaman. Berikut beberapa cara untuk merawat tanaman agar terhindar dari hal - hal yang tidak diinginkan.
  • Merotasi tanaman secara rutinRotasi yang dimaksud adalah anda bisa untuk menanam beberapa jenis tumbuhan dalam satu musim.
  • Menjaga kualitas tanah: Berikan nutrisi organik, seperti kompos alami atau kotoran hewan secara rutin guna mempertahankan kualitas tanah
  • Mengoptimalkan lokasi dan kondisi tanaman: Berikan pupuk berkualitas, terapkan selalu metode penyiraman yang tepat, dan pastikan tanaman menerima eksposur sinar matahari sesuai dengan kadar yang dibutuhkannya.
  • Memangkas rumput liar: Anda harus rajin untuk memangkas rumput liar karena kehadirannya dapat menyedot sumber makanan yang seharusnya diterima oleh tanaman.
6. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Vital Tanaman
 
Selain memperhatikan media tanam yang sesuai dan metode penyiraman, tumbuhan juga memerlukan enam nutrisi yang tidak boleh terlewat, meliputi nitrogen, magnesium, potassium, fosfor, kalsium, dan sulfur. 
 
Beberapa nutrisi tersebut berasal dari pupuk dan tanah secara alamiah. Agar nutrisi tercukupi dengan baik, anda perlu mengganti media tanah secara berkala agar tanaman tumbuh lebih pesat dan tidak mudah layu.
 
7. Hindari Penggunaan Pupuk Kimia
 
Sebagai alternatif penggunaan pupuk kimia, anda bisa menggunakan produk pupuk organik untuk merawat tanaman kesayangan. Baik itu, pupuk kompos, pupuk daur ulang, pupuk dari kotoran hewan, dan pupuk nutrisi makro.
 
8. Kontrol Suhu dan Kelembapan yang Sesuai
 
Setiap tanaman tentunya membutuhkan suhu dan tingkat kelembapan yang berbeda-beda guna tumbuh subur. Selain melakukan pengecekan secara berkala kepada tanaman agar suhu dan kelembapan yang diterima sesuai. Anda bisa merawat tanaman sesuai dengan kondisi tanah dan iklim untuk memudahkan. 
 
Jangan sampai anda memaksakan tanaman tertentu untuk hidup di cuaca yang tidak cocok dengannya. Namun, apabila anda ingin merawat tanaman tertentu dengan metode humiditas, gunakanlah alat bantu humidifer guna memberikan sumber air secara otomatis kepada tanaman agar tetap lembab.
 
9. Memotong Bagian Tanaman yang Kering atau Mmati 
 
Pangkas bagian tanaman yang kering atau mati merupakan tindakan yang perlu dilakukan apabila tanaman kesayangan anda terlanjur kering atau terserang penyakit. Pangkaslah menggunakan alat potong khusus tanaman. Hal itu perlu dilakukan agar penyakit tidak menyebar ke bagian tanaman lainnya.
 
10. Mengganti Pot
 
Pindahkanlah tanaman anda yang sudah tumbuh lebih besar ke dalam pot baru dan jangan biarkan pot yang lama menopangnya, dikhawatirkan tanaman tersebut mendapatkan tekanan berlebih.
 
11. Pemilihan Jenis Tanaman yang Tepat
 
Rawatlah jenis tanaman yang sesuai dengan cuaca maupun iklim hunian anda. Jangan samakan perawatan tanaman indoor dengan tanaman outdoor agar tanaman kesayangan anda bisa tumbuh subur sesuai ekspektasi.
 
Baca Juga: Jangan Sampai Rusak! Ini 5 Tips Merawat Furnitur Kayu Agar Tetap Kokoh dan Elegan
Editor : Candra Mega Sari
#tips merawat tanaman #subur #hobi