JP Bogor – Sudah ribuan tahun lamanya manusia menggunakan madu, baik dalam masakan, obat, dan lainnya. Madu yang dijual di pasaran umumnya sudah melewati proses pasteurisasi, yaitu pemanasan madu agar tidak terlalu lengket dan lebih mudah disaring.
Kandungan Nutrisi dalam Madu
Cairan yang dihasilkan lebah ini memiliki rasa yang manis, sekaligus mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Umumnya, 1 sdm madu mengandung:
- Kalori: 64 cal
- Protein: 0 gr
- Lemak: 0 gr
- Karbohidrat: 17 gr
- Serat: 0 gr
- Gula: 17 gr
Selain itu, madu juga mengandung beberapa vitamin dan mineral, seperti:
- Zat besi
- Zink
- Potassium
Manfaat Madu bagi Tubuh
Karena kandungan nutrisinya yang tinggi, madu dapat memberikan manfaat bagi tubuh, seperti:
1. Memberikan efek anti-peradangan
Madu mengandung antioksidan, yang dapat mencegah peradangan pada tubuh. Oleh karena itu, madu dapat membantu mencegah beberapa penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, kanker, dan kelainan autoimun.
2. Meredakan batuk pada anak
Madu dapat digunakan sebagai obat batuk anak, terutama yang berusia dini. Cukup minum 2 sdm madu setiap hari untuk meredakan batuk dan meningkatkan kualitas tidur. Akan tetapi, hindari memberi madu pada anak dengan umur di bawah 1 tahun.
3. Kaya akan mineral dan nutrisi
Madu mengandung 31 mineral yang berbeda, seperti fosfor, magnesium, dan potasium. Tak hanya itu, madu juga mengandung beberapa asam amino yang penting bagi tubuh.
Madu juga kaya akan polifenol dan flavonoid, yang berperan sebagai antioksidan. Oleh karena itu, madu dapat menjaga tubuh dari beberapa jenis kerusakan sel.
Baca Juga: Susah Tidur? Lakukan Tips dan Trik Ini Agar Tidurmu Nyenyak
4. Dapat menjadi obat luka dan luka bakar
Sudah bertahun-tahun lamanya madu digunakan untuk mengatasi luka dan luka bakar, terutama Madu Manuka. Madu memiliki sifat anti-bakterial dan anti-peradangan, yang dapat meredakan luka bakar dan membantu penyembuhan.
5. Dapat mengatasi jerawat
Tak hanya membantu mengobati luka, madu mentah juga dapat digunakan sebagai obat untuk menghilangkan jerawat pada wajah. Selain memiliki kandungan anti-peradangan dan anti-bakterial, madu juga sangat melembabkan. Cukup totolkan madu mentah ke jerawat yang timbul untuk menghilangkan bakteri dan meredakannya.
6. Mengontrol kolesterol
Beberapa penelitian mengatakan bahwa madu dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa madu dapat menurunkan LDL (Kolesterol jahat) dan trigliserida (sejenis lemak dalam tubuh) pada seseorang yang mengkonsumsi 70 gram madu setiap hari selama 4 minggu. Sementara itu, kadar HDL (Kolesterol baik) justru meningkat.
Resiko Mengkonsumsi Madu
Meskipun madu aman dikonsumsi bagi mayoritas orang, mau dapat menimbulkan efek samping yang beresiko, seperti:
1. Menyebabkan botulisme pada bayi
Hindari memberikan madu bagi anak kecil yang berumur di bawah 1 tahun/12 bulan. Sistem imun pada bayi masih dalam masa pertumbuhan, sehingga resiko terkena penyakit akibat faktor eksternal sangatlah tinggi. Madu mengandung partikel debu yang dapat membawa bakteri Clostridium botulinum, yang dapat menyebabkan penyakit botulisme. Jika ingin lebih aman memberikan madu pada anak, sebaiknya gunakan madu dalam masakan, karena suhu yang tinggi akan membunuh sebagian besar bakteri.
2. Menimbulkan alergi
Bagi seseorang yang rentan alergi, perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi madu. Madu mengandung serbuk sari lebah, suatu zat campuran serbuk sari bunga dan enzim pencernaan lebah. Zat ini dapat menyebabkan kambuhnya reaksi alergi yang serius.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah