JP Bogor – Kerutan di kulit adalah sesuatu yang normal, karena itu adalah bagian dari proses penuaan tubuh. Walaupun begitu, banyak yang ingin menghilangkan kerutan agar selalu tampak awet muda.
Ingin tahu cara menghilangkan kerutan di kulit? Dihimpun oleh JP Bogor, berikut penjelasannya.
Mengapa Kulit Berkerut?
Kerutan pada kulit dapat disebabkan beberapa faktor, seperti regenerasi sel kulit yang lambat, menipisnya lapisan kulit, atau kadar kolagen yang rendah di kulit. Kolagen sendiri adalah protein yang ada dalam tubuh yang berguna untuk memberikan struktur pada kulit, membuatnya kenyal dan elastis sehingga tubuh dapat bergerak dengan bebas.
Seiring dengan bertambahnya umur, maka sel akan semakin tua juga. Oleh karena itu, kemampuan sel dalam membuat kolagen ini akan melambat, yang membuat kulit kehilangan elastisitasnya, sehingga tampak berkerut.
Biasanya, seseorang akan mulai menunjukkan gejala kerutan pada kulit saat umurnya sudah menginjak 25 tahun.
Bagaimana Cara Mencegah Kerutan pada Kulit?
Berikut cara-cara untuk mencegah kerutan pada kulit:
1. Gunakan sunscreen secara rutin
Sinar matahari memiliki sinar ultraviolet (UV) yang dapat merusak kulit, menimbulkan tanda-tanda penuaan dini dan kerutan pada kulit. Untuk menjaga kesehatan kulit, gunakan sunscreen dengan SPF yang tinggi, sekitar 30-50. Jika sinar matahari terasa sangat terik, gunakan pakaian dengan warna yang terang, topi, dan kacamata hitam.
2. Jaga kelembaban kulit
Menjaga kelembaban kulit pertama-tama dilakukan dengan meminum air putih yang cukup. Tak hanya berguna untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh, air juga dapat menjaga kesehatan kulit dan melembabkannya.
Setelah itu, apabila kamu selesai mandi dan cuci muka sebelum tidur, pastikan kamu memakai moisturizer dan body lotion untuk mengunci kadar hidrasi kulit. Menurut penelitian, menggunakan moisturizer dengan kandungan vitamin C dan hyaluronic acid di dalamnya dapat mencegah terjadinya kerutan pada kulit, dan juga mencegah kerutan makin dalam.
3. Kontrol asupan gula dan karbohidrat
Gula dan karbohidrat yang terkandung dalam berbagai hidangan seperti pasta dan roti dapat meningkatkan kadar gula darah, yang menyebabkan tubuh mengeluarkan insulin untuk mengontrolnya. Insulin dapat menyebabkan peradangan pada kulit dan seluruh tubuh kamu.
Menurut Dr. Piliang dalam situs resmi Cleveland Clinic, "Gula dapat mengikat serat elastis dan kolagen yang membuat kulit tampak kencang dan awet muda. Kerusakan pada serat ini akan mengurangi support pada kulit – yang menyebabkan bertambahnya kerutan".
4. Perbanyak berwisata alam atau main di taman
Jika kamu sering bergelut dengan jalanan kota yang penuh dengan debu dan polusi udara, maka kamu perlu mengistirahatkan kulitmu dengan pergi ke tempat yang suasananya alami, seperti gunung, taman, air terjun, dsb. Hal ini disebabkan karena polusi dan kotoran yang berterbangan di udara dapat menyumbat pori-pori kulit.
5. Tidur yang cukup dan secara terlentang
Salah satu kunci untuk menjaga kesehatan dan tampak awet muda adalah dengan mendapatkan istirahat yang cukup, sekitar 6-8 jam tidur. Selain itu, menurut penelitian di tahun 2016, posisi tidur seseorang dapat memberi pengaruh pada terbentuknya kerutan pada kulit. Jika kamu tidur miring atau telungkup, maka kulit kamu akan tertindih, yang dapat mempercepat terbentuknya kerutan pada kulit.
Salah satu cara untuk mencegahnya yaitu dengan tidur secara terlentang, menghadap ke atas. Selain itu, gunakan sarung bantal yang terbuat dari sutra, karena teskturnya yang lebih lembut dibandingan dengan katun atau bahan lainnya.
6. Hindari merokok
Asap rokok dapat merusak kolagen dan elastin, yaitu zat yang membuat kulit kenyal dan elastis. Selain itu, nikotin yang terkandung dalam rokok juga dapat mempersempit pembuluh darah, mengurangi laju peredaran darah ke kulit. Sebagai akibatnya, kulit kadar oksigen yang diterima kulit menjadi berkurang.
Bagaimana Cara Mengatasi Kulit yang Berkerut?
Berikut cara untuk mengatasi kerutan pada kulit:
1. Gunakan krim anti-wrinkle atau anti-aging
Produk skincare yang berfungsi untuk anti-wrinkle atau anti-aging biasanya memiliki kandungan retinoid. Skincare ini dapat meningkatkan hidrasi dan tekstur kulit, yang mendorong produksi kolagen pada tubuh.
2. Pergi ke dokter kulit
Jika kerutan kamu sulit hilang, atau kamu membutuhkan hasil yang lebih cepat, maka kamu perlu pergi ke dokter kulit. Terdapat banyak cara yang akan jauh lebih efektif dan komprehensif dibandingkan dengan memakai skincare saja.
Prosedur seperti microdermabrasion, chemical peel, laser, dan lain sebagainya, akan mengupas lapisan kulit terluar, mendorong tubuh untuk memproduksi lapisan kulit baru yang lebih sehat, lembut, dan awet muda.
Selain itu, kamu juga dapat menggunakan botox, yang membuat otot wajah rileks sehingga kerutan tidak muncul. Untuk menghilangkan kerutan, dokter juga dapat memberikan kamu filler wajah untuk mengisi dan memberi sokongan pada kulit yang mulai kendor, sehingga mengurangi kerutan di wajah.
Tak hanya itu, kamu juga dapat melakukan operasi facelift, di mana dokter akan membuang kulit dan lemak yang berlebih, sekaligus mengencangkan kulit, yang akan memberikan efek awet muda.
(*)
Editor : Siti Nur Qasanah