Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Ingin Menghilangkan Bekas Jerawat yang Membandel? Ini Dia Solusinya!

Muhamad Kafien Nibras • Minggu, 24 November 2024 | 20:00 WIB

Bekas Jerawat Tipe Icepick Scars
Bekas Jerawat Tipe Icepick Scars
JP Bogor - Hampir semua orang pernah memiliki jerawat di wajahnya. Hal itu sangatlah mengganggu lantaran tak hanya dapat menyebabkan rasa sakit, jerawat juga dapat membuat kepercayaan diri menurun. Terutama jika kamu memiliki acara yang penting, seperti kencan dengan pasangan, pesta bersama kawan dan kolega, atau ingin memberikan presentasi di tempat kerja. 

Apa yang Menyebabkan Jerawat?

Awalnya, jerawat dapat timbul ketika pori-pori kulit tersumbat oleh tumpukan minyak dan sel kulit mati, yang akan membentuk komedo. Di komedo ini, bakteria dapat berkembang biak, yang menyebabkan peradangan dan benjolan merah untuk timbul di wajah. Tonjolan inilah yang dinamakan dengan jerawat. Jerawat dapat timbul dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda pada setiap orang, mulai dari jerawat ringan, sedang, hingga yang parah. 

Apa Saja Tipe-Tipe Bekas Jerawat?

Biasanya, jerawat akan kempes atau sembuh dengan sendirinya. Namun terkadang, jerawat akan meninggalkan bekas di kulit. Berikut tipe-tipe bekas jerawat di kulit:

1. Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi memiliki bentuk berupa bintik atau warna yang lebih gelap dibanding dengan kulit sekelilingnya. Hiperpgimentasi dapat disebabkan oleh jerawat yang parah, atau jika kamu memencet jerawat kamu. Biasanya, hiperpigmentasi dapat hilang dengan sendirinya jika kamu menjaga kesehatan kulit.

2. Atrophic Scars 

Tipe bekas luka ini memiliki bentuk berupa bopeng di wajah. Terdapat beberapa jenis tipe Atrophic Scars. Yaitu:

3. Hypertrophic Scars

Hypertrophic scars dapat dilihat jika bekas jerawat terlihat menonjol.

Baca Juga: Wajib Tahu, Mari Berkenalan dengan 8 Jenis Garam dan Manfaat Kesehatan yang Terkandung dalam Setiap Jenisnya  

4. Keloid

Mirip dengan tipe hypertrophic scars, keloid juga memiliki wujud berupa bekas luka yang menonjol, namun dengan tonjolan yang lebih tebal. Selain itu, di keloid juga dapat terjadi hiperpigmentasi, menjadikannya terlihat lebih gelap dibandingkan dengan kulit sekelilingnya. Keloid juga dapat terasa gatal atau nyeri. 

Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Jerawat?

Berikut cara-cara untuk dapat menghilangkan bekas jerawat:

1. Salicylic Acid

Dengan menggunakan salicylic acid, kamu dapat menghilangkan kotoran, sel kulit mati, dan hal-hal lainnya yang dapat menyumbat pori-pori kulit, sehingga dapat membantu mencegah jerawat timbul. Tak hanya itu, salicylic acid juga dapat mengurangi pembengkakan dan diskolorasi kulit (hiperpigmentasi), yang dapat mengurangi terlihatnya bekas jerawat. Akan tetapi, salicylic acid dapat menyebabkan iritasi atau mengeringkan kulit bagi yang kulitnya sensitif.

2. Retinoid

Kini, banyak produk skincare yang sudah mengandung retinoid. Retinoid ini mampu mencegah terjadinya peradangan, mengurangi bekas jerawat, dan mempercepat regenerasi sel kulit baru. Namun jika kamu memakai retinoid, pastikan menggunakan sunscreen di pagi harinya, karena kulit akan menjadi lebih sensitif.

3. Alpha hydroxy Acid

Biasa disebut sebagai AHA, zat ini mampu membantu mempercepat regenerasi sel kulit baru. AHA akan mengikis lapisan kulit terluar dengan lembut, menampilkan lapisan kulit yang baru di bawahnya. Dengan begitu, AHA dapat mengurangi hiperpigmentasi.

4. Lactic Acid 

Lactic acid merupakan salah satu tipe AHA, yang dapat mengupas sel kulit mati. Zat ini mampu membantu mengurangi terlihatnya bekas jerawat dan membuat kulit halus. Selain itu, lactic acid juga dapat mencerahkan bekas luka, meskipun dapat menyebabkan hiperpigmentasi juga. Oleh karena itu, sebelum menggunakan produk yang mengandung lactic acid, sebaiknya tes dulu di sebagian kecil kulit.

5. Perawatan Medis

Untuk bekas jerawat yang lebih parah, maka diperlukan penanganan medis untuk mengatasinya. Mulai dari menggunakan zat kimia yang lebih kuat demi membantu regenerasi kulit, menyuntikkan corticosteroid yang mampu mengempeskan hypertrophic scar atau keloid, filler kulit untuk mengisi bopeng, hingga laser untuk mengupas sel kulit mati. 

Selain cara-cara di atas, solusi yang paling ampuh untuk mencegah dan mengatasi terjadinya bekas jerawat yaitu dengan mencuci muka setiap hari agar wajah menjadi bersih. Setelah itu, gunakan moisturizer untuk memberi kelembaban pada kulit. Jangan lupa untuk menggunakan sunscreen pada siang hari, karena radiasi sinar UVA dan UVB yang terkandung pada sinar matahari dapat menimbulkan atau memperparah masalah pada kulit. 

Baca Juga: Rahasia Wajah Glowing Tanpa Jerawat, Ini 12 Tips Perawatan yang Jarang Diketahui Tapi Ampuh untuk Semua Jenis Kulit!

Editor : Candra Mega Sari
#bekas jerawat #solusi