Akan tetapi, pemakaian moisturizer ini juga perlu disesuaikan dengan tipe kulit, untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dan menghindari efek negatif akibat penggunaan moisturizer yang salah. Oleh karena itu, yuk, kenali tipe-tipe kulit dan rekomendasi moisturizer yang cocok digunakan!
1. Kulit Normal
Kulit normal yaitu kulit yang terlihat tidak terlalu kering, namun juga tidak terlalu berminyak. Tipe kulit normal adalah kondisi kulit yang ideal. Kulit normal dapat diketahui melalui tanda-tanda berikut:
-
Tidak ada atau sedikit masalah kulit
-
Tidak terlalu sensitif
-
Pori-pori kulit kecil yang hampir tidak terlihat
-
Kulit tampak cerah bercahaya
Untuk tipe kulit normal, dapat menggunakan jenis moisturizer apa saja, baik itu yang gel maupun yang krim.
2. Kulit Berminyak
Kulit berminyak cenderung terdapat pada remaja atau yang tinggal di kawasan yang panas dan lembab, seperti di negara iklim tropis. Hal ini dikarenakan kadar minyak pada kulit dapat dipengaruhi beberapa hal, seperti pubertas atau kadar hormon yang tidak stabil, stress, lingkungan yang terlalu panas atau lembab. Kondisi kulit berminyak dapat dilihat melalui tanda-tanda berikut:
-
Pori-pori yang terlihat besar
-
Kulit tampak kusam dan mengkilap karena produksi minyak berlebih di wajah
-
Timbulnya komedo, jerawat, atau masalah kulit lainnya
Jika kamu memiliki kulit berminyak, maka sebaiknya gunakan moisturizer jenis gel, karena sifatnya yang ringan dan mudah diserap kulit.
Baca Juga: Rahasia Makanan Pedas: Efeknya pada Kesehatan hingga Kemungkinan Bisa Bikin Umur Panjang!
3. Kulit Kering
Tipe kulit kering merupakan kulit yang membutuhkan kelembaban ekstra. Kulit kering dapat diketahui melalui tanda-tanda berikut:
-
Pori-pori kulit kecil yang hampir tak terlihat
-
Tekstur kulit yang kasar dan tampak kusam
-
Memiliki bercak merah
-
Kulit tidak terlalu elastis
-
Kerutan di tampak lebih jelas
Kulit kering disebabkan oleh berbagai hal, seperti gen tubuh, perubahan hormon atau penuaan, kondisi cuaca, radiasi sinar UV, mandi air panas yang terlalu lama, efek samping obat-obatan, dan lainnya.
Apabila kamu memiliki tipe kulit kering, dianjurkan untuk menggunakan moisturizer tipe krim, karena cenderung lebih melembabkan.
4. Kulit Kombinasi
Kulit kombinasi yaitu kulit yang tampak kering di beberapa area, dan berminyak di area lainnya, seperti di T-Zone (hidung, jidat, dan dagu). Mayoritas masyarakat memiliki tipe kulit ini. Kondisi kulit kombinasi dapat dilihat melalui cara-cara berikut:
-
Pori-pori yang tampak lebih besar
-
Komedo
-
Kulit wajah yang mengkilap karena minyak
Jika kamu memiliki tipe kulit kombinasi, maka diperlukan moisturizer yang lebih sulit, karena memerlukan konsistensi yang cukup ringan, namun masih dapat melembabkan kulit dengan sempurna. Dr. Oma Agbai dalam the Strategist menyarankan untuk memilih moisturizer yang tidak menggunakan minyak dan tidak menyumbat pori-pori penyebab komedo (non-comedogenic).
5. Kulit Sensitif
Kulit sensitif yaitu kulit yang sangat sensitif atas faktor-faktor eksternal. Kondisi kulit sensitif dapat dilihat dari tanda-tanda berikut:
-
Warna kulit yang kemerahan
-
Rasa gatal
-
Rasa panas pada kulit
-
Kulit terasa kering
Apabila kamu memiliki kulit yang sensitif, gunakan moisturizer dengan bahan-bahan yang simpel dan tidak mengandung alkohol atau wewangian tambahan.
Tipe-tipe kulit ini dapat berubah, yang dipengaruhi faktor-faktor seperti umur, pola makan, gaya hidup, dan lainnya. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan kulit secara maksimal, diperlukan juga gaya hidup yang sehat dan pola makan yang benar dan bergizi.
Baca Juga: Dinobatkan sebagai Superfood, Inilah 5 Manfaat Buah Blackberry untuk Kesehatan Tubuh
Editor : Candra Mega Sari