Proses pembuatan matcha melibatkan penggilingan seluruh daun teh menjadi bubuk halus. Hal ini membedakan matcha dengan teh hijau biasa yang umumnya hanya menggunakan ekstrak daunnya.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa matcha memiliki beragam manfaat kesehatan, antara lain melindungi fungsi hati, meningkatkan kesehatan jantung, dan mendukung upaya penurunan berat badan.
Popularitas matcha semakin meningkat, tercermin dari kehadirannya di berbagai menu restoran dan kedai kopi. Matcha tidak hanya dinikmati sebagai minuman, tetapi juga digunakan sebagai bahan dalam berbagai hidangan penutup.
Melansir dari laman Healthline, berikut adalah 7 manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi matcha secara teratur.
1. Kaya Antioksidan
Matcha kaya akan katekin, golongan senyawa tanaman dalam teh yang bertindak sebagai antioksidan alami. Selain itu, matcha memiliki peringkat antioksidan paling tinggi, dari makanan superfood lainnya. Antioksidan membantu menstabilkan radikal bebas berbahaya, senyawa yang dapat merusak sel dan menyebabkan penyakit kronis.
Menurut uji ORAC (Oxygen Radical Absorption Capacity) yang mengukur kadar antioksidan dalam makanan, matcha memiliki 1384 unit per gram. Yang tingkatannya 13 kali dari antioksidan buah delima, 15 kali antioksidan buah blueberry, dan 125 kali antioksidan sayur bayam.
Matcha ditanam di tempat teduh. Saat daunnya dipanen, kandungan katekin lebih rendah dibandingkan jenis teh hijau lainnya. Namun, saat dilarutkan dalam air, kandungannya menjadi 3 kali lebih banyak.
2. Membantu Melindungi Hati
Hati sangat penting bagi kesehatan dan memainkan peran utama dalam membuang racun, memetabolisme obat, dan memproses nutrisi. Beberapa penelitian menemukan bahwa matcha dapat membantu melindungi kesehatan hati.
Sebuah studi pada tahun 2015 terhadap 15 penelitian menemukan, bahwa mengonsumsi matcha dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit hati. Serta bermanfaat bagi orang dengan penyakit hati berlemak non alkohol (NAFLD), dengan mengurangi enzim hati.
3. Meningkatkan Fungsi Otak
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa beberapa komponen dalam matcha, dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Satu penelitian terhadap 23 orang, mencatat mereka yang mengonsumsi matcha menunjukkan peningkatan dalam perhatian, reaksi, dan memori dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi matcha.
Matcha memiliki konsentrasi kafein yang lebih tinggi, daripada teh hijau biasa. Tetapi, tergantung juga pada jenis, merek, dan cara pengolahannya. Biasanya teh hijau cenderung mengandung sekitar 11-25 miligram kafein per gramnya, sedangkan matcha mengandung 190-44 miligram.
4. Membantu Mencegah Kanker
Matcha mengandung beberapa senyawa yang telah dikaitkan dengan pencegahan kanker dalam tabung reaksi dan penelitian. Polifenol dan antioksidan dalam matcha, dapat membantu melindungi sel dari kanker.
Selain itu, matcha juga mengandung epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang tinggi, sejenis katekin yang memiliki sifat antikanker sangat kuat.
5. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Konsumsi matcha telah dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, dibandingkan dengan kopi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa matcha dapat membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi, dan komplikasi lain pada orang dengan penyakit jantung.
Matcha dapat membantu melindungi kita dari serangan jantung atau stroke, dan jauh lebih efektif daripada teh hijau biasa. Rutin mengonsumsi teh hijau matcha, dapat secara signifikan menurunkan risiko terkena stroke atau serangan jantung.
6. Membantu Menurunkan Berat Badan
Matcha dikenal juga karena bisa membantu menurunkan berat badan, dan sering kali disertakan dalam suplemen penurun berat badan.
Penelitian pada tahun 2020 menyimpulkan bahwa, jika dilakukan bersama dengan pola makna sehat dan olahraga, mengonsumsi hingga 500 miligram matcha per hari selama 12 minggu dapat mengurangi indeks massa tubuh.
Matcha mengandung EGCG atau epigallocatechin gallate, meningkatkan hormon yang bertanggung jawab untuk membuat kita merasa kenyang. Minum matcha di antara waktu makan, akan membantu kita merasa kenyang dan menahan keinginan untuk ngemil. Minum matcha juga membuat suasana hati kita lebih baik, membuat merasa lebih rileks, dan menghasilkan kebahagiaan.
7. Menurunkan Kolesterol
Matcha mampu menurunkan kolesterol LDL. Kolesterol LDL juga dikenal sebagai kolesterol jahat dan jika jumlahnya terlalu banyak dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan masalah kesehatan serius lainnya.
Matcha dapat menyingkirkan kolesterol jahat tersebut, dengan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Kolesterol HDL juga disebut kolesterol baik karena dapat membersihkan sampah dari arteri.
Penelitian tentang efek kolesterol dan matcha, menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman teh matcha dapat menghasilkan penurunan yang signifikan dalam hal konsentrasi LDL dalam tubuh.
Baca Juga: Ini 12 Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Ketahui, Bisa untuk menghilangkan Jerawat