JP Bogor – Salah satu bentuk ibadah yang diwajibkan bagi Umat Islam dan masuk dalam rukun Islam adalah puasa. Setiap tahun, umat muslim diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan, yakni pada bulan Ramadan.
Namun, meski umat Islam diwajibkan untuk berpuasa penuh selama satu bulan, bukan berarti tidak bisa melaksanakan ibadah puasa di luar bulan yang diwajibkan.
Seperti halnya salat, ibadah puasa pun memiliki dua jenis dalam pengamalannya, yaitu wajib dan sunnah. Salah satu amalan puasa sunnah yaitu puasa pada hari Kamis, yang biasa dilakukan beriringan dengan puasa sunnah di hari Senin.
Meski demikian, kita tetap dapat melaksanakan ibadah puasa sunnah hari Kamis meskipun tidak melaksanakan puasa sunnah pada hari Senin sebelumnya.
Nabi Muhammad SAW sering melaksanakan ibadah puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis.
Alasannya adalah karena pada kedua hari tersebut, Allah SWT mengampuni dosa setiap umat Islam.
Selain itu, Senin dan Kamis merupakan hari di mana catatan amal yang dilakukan manusia dilaporkan kepada Allah SWT. Maka dengan itu, Nabi Muhammad SAW ingin amalannya diperlihatkan ketika ia sedang berpuasa.
Kedua hal tersebut sesuai dengan hadits Riwayat Ibnu Majah dan At-Tirmizi yang berbunyi:
حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ، حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ رِفَاعَةَ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ صلى الله عليه وسلم ـ كَانَ يَصُومُ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ . فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَقَالَ " إِنَّ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ يَغْفِرُ اللَّهُ فِيهِمَا لِكُلِّ مُسْلِمٍ إِلاَّ مُهْتَجِرَيْنِ يَقُولُ دَعْهُمَا حَتَّى يَصْطَلِحَا " .
Artinya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad SAW biasa berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Dikatakan: “Ya Rasulullah, mengapa kamu berpuasa pada hari Senin dan Kamis?” Beliau bersabda: “Pada hari Senin dan Kamis Allah mengampuni setiap muslim kecuali dua orang yang saling meninggalkan. Beliau bersabda, ‘Biarkan keduanya sampai keduanya berdamai.” (HR Ibnu Majah)
وعن أبي هريرة رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: " تعرض الأعمال يوم الاثنين والخميس، فأحب أن يعرض عملي وأنا صائم" ((رواه الترمذي وقال: حديث حسن، ورواه مسلم بغير ذكر الصوم)).
Artinya: Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, “Perbuatan manusia diperlihatkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis. Maka aku senang jika amalku diperlihatkan ketika aku sedang berpuasa.” (At-Tirmizi)
Sebelum melaksanakan ibadah puasa sunnah pada Hari Kamis, hal pertama yang harus dilakukan adalah niat.
Lafal niat puasa sunnah Hari Kamis adalah:
نويت صوم يوم الخميس سنة لله تعالى
Nawaitu Shouma Yaumal Khomiisi Sunnatal Lillaahi Ta’aalaa
Artinya: Saya niat puasa sunnah hari Kamis karena Allah SWT.
Editor : Bayu Putra