Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Ini 6 Manfaat Ubi Jalar Sebagai Superfood, dari Menjaga Kekebalan Tubuh hingga Merawat Kesehatan Kulit  

Nuraini Andriani • Jumat, 25 Oktober 2024 | 17:28 WIB
Ilustrasi ubi jalar. (Freepik)
Ilustrasi ubi jalar. (Freepik)

 

JP Bogor – Dari ribuan sayuran, ubi jalar dianggap sebagai salah satu yang paling bergizi. Sayuran akar berdaging oranye atau ungu ini kaya akan mineral dan vitamin A, B, dan C. Hal ini menyebabkan ubi jalar juga disebut sebagai makanan super atau superfood.

Superfood adalah makanan padat nutrisi yang memiliki beragam manfaat kesehatan. Dan ubi merupakan makanan super yang cukup mudah kita temui dengan harga yang terjangkau.

Ubi jalar juga merupakan sumber serat makanan yang baik dan menyediakan energi bagi tubuh. Bisa dikatakan, ubi jalar adalah pilihan makanan yang nikmat dan padat nutrisi.

Ada banyak manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan dari ubi jalar, sebagaimana dilansir dari laman Vegnews. Ubi membuktikan jika makanan super tidak selalu dibanderol dengan harga yang mahal.

  1. Antiperadangan

Beta karoten merupakan pigmen alami yang ditemukan dalam ubi jalar berdaging oranye yang diketahui dapat membantu mengurangi peradangan. Peradangan kronis kerap dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, kanker, hingga radang sendi.

Hal yang sama juga berlaku untuk antosianin, flavonoid yang bertanggung jawab atas warna merah dan ungu cerah pada buah dan sayuran, seperti ubi jalar ungu.

Sebuah penelitian terhadap ubi jalar ungu di Taiwan menunjukkan bahwa ekstrak tanaman tersebut bahkan dapat digunakan dalam pengobatan antiperadangan dan antikanker.

  1. Baik untuk usus

Ubi jalar merupakan sumber serat makanan yang baik, yakni karbohidrat yang tidak dapat dicerna, yang memberi makan bakteri baik di usus kita. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ubi jalar dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang sehat.

Sayuran akar bertepung ini sebenarnya mengandung dua jenis serat, yakni serat larut dan serat tidak larut. Serat larut meningkatkan bakteri usus yang sehat, yang membantu meningkatkan pencernaan. Sementara itu, serat tidak larut membantu mencegah sembelit.

Mengonsumsi cukup serat dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah. Serat juga diketahui dapat menurunkan risiko kondisi kesehatan kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe-2.

  1. Baik untuk kesehatan mata

Ubi jalar mengandung banyak beta karoten, yang diubah oleh tubuh menjadi vitamin A. beta karoten sangat penting untuk menjaga penglihatan, dan melindungi dari rabun senja seiring bertambahnya usia.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Interventions in Aging menunjukkan bahwa beta karoten dan vitamin E yang juga merupakan sumber nutrisi utama ubi jalar memiliki peran penting. Mulai dari menjaga kesehatan mata hingga membantu melindungi dari penyakit mata yang berkaitan dengan usia.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Vitamin A berperan besar dalam kesehatan tubuh secara keseluruhan. Mikronutrien penting ini juga membantu memastikan bahwa sistem pertahanan alami tubuh kita bisa berfungsi dengan baik, berkat sifat anti peradangannya.

Secara khusus, vitamin A membantu menjaga selaput lendir yang menjebak bakteri dan mikroorganisme berbahaya lainnya. Vitamin A juga membantu tubuh memproduksi sel darah putih, yang bergerak melindungi dari mikroba penyerang seperti bakteri, jamur, dan parasite dalam tubuh.

 Baca Juga: Foto Liburanmu Di Kebun Raya Bogor Dijamin Semakin Menarik Karena 15 Spot Keren Ini, Jangan Dilewatkan

  1. Meningkatkan kesehatan kulit

Ubi jalar mengandung karotenoid atau pigmen yang memberi warna jingga. Tubuh kita akan mengubah karotenoid ini menjadi vitamin A, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit.

Vitamin A tropical dikenal juga sebagai retinol, yang umumnya digunakan dalam produk perawatan kulit. Baik untuk mengatasi jerawat, meningkatkan elastisitas, dan mengurangi hiperpigmentasi akibat kerusakan akibat sinar matahari.

Ubi jalar juga dapat membantu mengatasi jerawat, yang merupakan gangguan peradangan kulit. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Cutaneous and Ocular Toxicology menunjukkan bahwa kekurangan vitamin A dan E dapat memperburuk jerawat.

Penelitian tersebut merekomendasikan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan utuh yang kaya akan nutrisi seperti ubi jalar untuk mengurangi jerawat.

Kandungan antosianin pada ubi jalar oranye dan ungu juga dapat membantu mengatasi gejala psoriasis. Penyakit autoimun yang ditandai dengan bercak-bercak kulit yang kering dan gatal.

  1. Mengandung antioksidan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, varietas ubi jalar oranye dan ungu mengandung berbagai jenis antioksidan.

Antioksidan adalah senyawa yang ditemukan dalam makanan nabati yang menghambat oksidasi, yang menyebabkan produksi molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas. Dipercaya bahwa radikal bebas berperan dalam kanker, penyakit jantung, dan stroke.

Editor : Bayu Putra
#superfood #menjaga kekebalan tubuh #bergizi #Merawat Kesehatan Kulit #padat nutrisi #Manfaat Ubi Jalar #harga terjangkau