JP Bogor – Oncom sudah tidak asing lagi di telinga Sebagian masyarakat Indonesia, khususnya yang tinggal di bagian barat Pulau Jawa.
Oncom merupakan makanan fermentasi yang berasal dari Jawa Barat dengan bahan dasar unik dan tak biasa, yakni ampas tahu atau bungkil kacang tanah yang difermentasi.
Berdasarkan warna sporanya, oncom dibedakan menjadi dua, yakni oncom merah dan hitam. Oncom merah dibentuk oleh jamur Neurospora sitophila, sedangkan oncom hitam dibentuk oleh ragi untuk membuat tempe.
Oncom termasuk makanan kaya protein dan bisa jadi solusi murah saat masyarakat ingin mendapatkan sumber protein yang baik. dilansir dari laman Halodoc, ada banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi oncom secara rutin.
Manfaat Oncom untuk Kesehatan
- Melancarkan Sistem Peredaran Darah
Setiap 100 gram oncom memiliki kandungan zat besi sebesar 27 mg, niasin 1,6 mg, serta fosfor 115 mg. Angka tersebut cukup tinggi dan dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. Seperti mencegah anemia, menurunkan kadar kolesterol LDL, meningkatkan kolesterol HDL, mengurangi risiko penyakit pembuluh darah, hingga mencegah terjadinya stroke.
- Meningkatkan Kesehatan Sistem Reproduksi dan Kehamilan
Berbagai kandungan yang ada dalam oncom sangat baik dalam menyehatkan sistem reproduksi dan kesehatan janin saat hamil.
Dengan mengonsumsi oncom secara teratur atau sesuai kebutuhan gizi harian, banyak manfaat yang bisa didapatkan. Mulai dari mendukung kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin hingga mengatur keseimbangan hormonal, terutama kesehatan terkait reproduksi.
- Kesehatan Sistem Saraf dan Otak
Kandungan dalam oncom, terutama fosfor, zat besi, dan niasin, dapat meningkatkan kesehatan pada sistem saraf dan otak. Manfaat ini bisa dirasakan pada seseorang yang mengonsumsi makanan ini secara rutin. Manfaatnya mulai dari menjaga kesehatan saraf hingga meningkatkan fungsi otak.
- Kesehatan Tulang
Kandungan zat besi, protein, dan fosfor yang tinggi pada makanan hasil fermentasi ini sangat baik dalam menjaga kesehatan tulang. Terlebih jika berbagai nutrisi tersebut terpenuhi setiap hari, salah satunya dengan mengonsumsi oncom.
Beberapa manfaat pada tulang yang bisa dirasakan, seperti meminimalkan peradangan akibat osteoarthritis atau radang sendi lutut. Juga mendukung dan meningkatkan kesehatan tulang, menurunkan risiko pengeroposan tulang, hingga mendukung pertumbuhan tulang pada anak.
- Kesehatan Mulut dan Gigi
Kandungan protein dan fosfor yang tinggi pada oncom dapat memberikan banyak manfaat, termasuk pada kesehatan mulut dan gigi. Berbagai manfaat yang bisa dirasakan, di antaranya mendukung kesehatan gigi, dan mendukung pertumbuhan gigi pada anak.
Waspadai Efek Samping Oncom yang Terkontaminasi
Meski oncom memiliki segudang manfaat kesehatan. Namun, waspadai juga bahaya konsumsi oncom yang telah terkontaminasi, sebagaimana dilansir dari laman Klikdokter.
Pasalnya, oncom termasuk makanan yang rentan terkontaminasi dengan jamur jenis lain. Yakni Aspergillus flavus, jamur yang menghasilkan racun aflatoksin dan dikenal sebagai pemicu risiko kanker. Jika dalam pembuatan dan mengolahnya tidak benar, maka bisa memicu aflatoksin tersebut.
Bahan dasar bungkil atau ampas kacang yang tanah rentan terkontaminasi jamur tersebut. Namun, efek racun yang dihasilkan juga bergantung pada beberapa hal ini:
- Bagaimana kualitas bahan baku yang dipakai untuk membuat oncom?
- Seberapa lama jamur itu berkontak dengan bahan baku oncom?
- Bagaimana kualitas air yang digunakan untuk mengolah oncom?
- Bagaimana suhu dan kelembapan penyimpanan oncom?
Reaksi keracunan pada setiap orang akan berbeda, tergantung kondisi masing-masing tubuh. Ada yang mengalaminya secara cepat, tapi ada juga yang lambat atau baru keesokan harinya.
Gejalanya sama seperti keracunan makanan pada umumnya, yakni mual muntah, diare, pusing, lemas, demam, serta nyeri perut. Namun, gejala tersebut tidak boleh diremehkan. Jika mengalaminya, segera pergi ke rumah sakit terdekat untuk ditangani.
Tips Mencegah Efek Samping Oncom
Ada beberapa tips yang bisa kita terapkan untuk memilih oncom yang baik dan aman buat dikonsumsi.
- Kenali Ciri Oncom yang Masih Layak Konsumsi
Pilihlah oncom yang rapat, dan jamur di permukaannya tidak terlalu banyak. Hindari membeli oncom yang terlalu lembap dan aromanya asam menusuk, karena itu tandanya sudah tidak segar.
- Perhatikan Waktu Penyimpanan
Setelah membeli oncom, sebaiknya harus langsung mengolahnya. Jangan simpan terlalu lama untuk mencegah kontaminasi. Maksimal waktu penyimpanan oncom adalah 3 hari. Kontaminasi jamur berbahaya biasanya terjadi setelah 7 hari penyimpanan.
- Perhatikan Suhu Penyimpanan
Simpan oncom dalam wadah bersih tertutup dan masukkan ke kulkas. Hindari meletakkannya begitu saja di meja atau lemari penyimpanan dengan suhu ruang. Karena efek racun dari jamur Aspergillus flavus akan terbentuk di suhu 25 derajat celcius.
Editor : Bayu Putra