Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Apakah ada Jenis Teh yang Aman untuk Anak? Begini Penjelasan Ahli soal Dampak Minum Teh bagi Kesehatan Anak

Nuraini Andriani • Senin, 14 Oktober 2024 | 11:57 WIB
Ilustrasi pemberian teh untuk anak-anak. (Freepik)
Ilustrasi pemberian teh untuk anak-anak. (Freepik)

JP Bogor – Banyak orang tua yang memberikan teh kepada anaknya, alih-alih mengisi perut yang kosong atau meredakan kondisi tubuh anak saat sedang kurang sehat. Teh memang memiliki banyak manfaat bagi orang dewasa, tetapi belum tentu aman untuk diminum anak-anak.

Dikutip dari laman Webmd, menurut Kathi Kamper, profesor pediatri dan direktur pusat kesehatan di Ohio State University, meskipun beberapa teh dianggap aman, namun ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan sebelum memberikan minuman ini kepada anak.

Beberapa jenis teh seperti teh hitam dan teh hijau mengandung kafein. Kafein merupakan stimulan yang bila dikonsumsi, kita akan mendapatkan tambahan energi. Begitu pun pada anak-anak.

Kafein dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan efek samping pada orang dewasa. Namun, pada anak-anak, kafein dalam jumlah yang sedikit saja bisa menyebabkan sejumlah efek negatif berikut:

Kafein bersifat diuretik, yaitu zat kimia yang membuat tubuh kehilangan air lebih cepat dengan lebih sering buang air kecil. Sehingga kafein dapat menyebabkan dehidrasi.

Para ahli menyarankan untuk berhati-hati saat ingin memberikan teh kepada anak-anak. Karena tidak ada jumlah kafein yang aman untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Teh Herbal untuk Anak-anak

Teh herbal biasanya tidak mengandung kafein. Umumnya, the herbal terbuat dari bahan-bahan seperti kamomil, daun mint, buah-buahan, dan jenis rempah lainnya. Bagi anak-anak berusia di atas 2 tahun, teh herbal dapat menjadi pilihan yang sehat dibandingkan minuman manis.

Bahkan, teh jenis ini dapat membantu mengatasi gejala beberapa penyakit ringan. Seperti pilek, alergi, atau mabuk perjalanan. Perlu diingat, teh herbal tidak boleh diberikan kepada bayi di bawah usia 6 bulan karena dapat menyebabkan reaksi alergi.

Beberapa ahli mencatat bahwa teh herbal dapat menjadi pilihan yang sehat bagi anak-anak karena menghidrasi dan tidak mengandung gula. Sehingga anak-anak berusia di atas 2 tahun dapat menikmati teh herbal sebagai pengganti jus kemasan atau soda.

Jenis Teh Herbal

Teh untuk anak-anak sebaiknya disajikan lebih encer dan lebih dingin daripada yang biasa dinikmati oleh orang dewasa. Ada beberapa jenis teh yang direkomendasikan untuk anak-anak:

Teh peppermint

Teh herbal ini dapat membantu meredakan sakit perut, meredakan mual, sakit tenggorokan, batuk, dan mabuk perjalanan. Teh ini juga dapat membantu meredakan hidung tersumbat akibat pilek atau alergi.

Teh jahe 

Jahe efektif membantu meredakan masalah perut pada orang dewasa maupun anak-anak. Teh jahe juga dapat membantu meredakan mual atau sakit perut akibat gas.

Teh kamomil 

Teh kamomil yang menenangkan dapat membantu anak-anak rileks dan bersiap untuk tidur atau membantu meredakan kecemasan ringan. Namun, jika memiliki alergi tanaman berbunga sebaiknya hindari jenis teh ini.

Teh buah

Rasa seperti stroberi, anggur, blueberi, atau peach bisa jadi favorit anak-anak. Bila disajikan pada suhu agak dingin, teh ini bisa jadi alternatif pengganti minuman soda, jus buatan, atau minuman lain yang mengandung banyak gula. karena teh buah memiliki rasa yang nikmat serta dapat menghidrasi tubuh.

Apakah Harus Memberi Teh Kepada Anak-anak?

Sebelum memberikan teh kepada anak, pastikan untuk memeriksa bahan-bahan yang terkandung apakah mengandung kafein atau tidak.

Meskipun teh herbal dapat menjadi minuman yang sehat, pastikan anak tidak memiliki masalah kesehatan atau masalah medis. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan teh herbal.

Editor : Bayu Putra
#teh #kesehatan anak #efek samping #aman untuk anak #kafein #Dampak minum teh