Teras Bogor Viralpedia Wisata dan Kuliner Lifestyle

Penting! Ini 6 Sayuran Akar Paling Sehat yang Perlu Ditambahkan ke Dalam Makanan Kamu, Manfaatnya Menakjubkan

Nuraini Andriani • Jumat, 20 September 2024 | 14:56 WIB
Ilustrasi Sayuran Akar. (Freepik)
Ilustrasi Sayuran Akar. (Freepik)

JP Bogor – Sayuran akar didefinisikan sebagai tanaman yang tumbuh di bawah tanah. Disebut juga umbi-umbian, meskipun secara teknis tidak semua sayuran akar adalah umbi. Namun, istilah ‘umbi’ sudah umum digunakan untuk menggambarkan banyak sayuran akar.

 Selama ribuan tahun, kelompok sayuran ini menjadi bahan pokok dalam banyak makanan di Asia. Bahkan, jenis tertentu seperti ubi jalar merupakan bahan penting dalam pengobatan tradisional lebih dari 5.000 tahun lalu, dan telah mendukung populasi yang kekurangan gizi.

Sebagai sayuran yang serbaguna, murah, dan mudah diolah, sayuran akar merupakan kumpulan tanaman padat nutrisi, kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Ada banyak jenis sayuran akar yang kerap kita jumpai sehari-hari. Seperti kentang, bawang,hingga  kunyit. Namun, ada beberapa jenis sayuran akar yang memiliki nutrisi dan manfaat menakjubkan, sebagaimana dilansir dari laman Livemint:

  1. Ubi jalar

Merupakan sumber nutrisi yang sangat baik. Ubi jalar mengandung banyak serat, vitamin A dan C, serta kalium. Karbohidrat kompleks yang berperan dalam mengatur kadar gula darah, dan kandungan oksidannya yang tinggi dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan kulit.

Ubi jalar bisa jadi pilihan utama kebanyakan orang untuk jenis sayuran akar yang lezat karena punya rasa manis alami. Meski disebut “manis”, sebenarnya indeks glikemiknya lebih rendah daripada kentang putih biasa dan membantu menstabilkan gula darah dengan lebih baik.

Ubi jalar bisa dinikmati dengan cara dipanggang, direbus, dibakar, atau menggunakannya dalam olahan makanan. Sehingga akan menambah rasa dan nilai gizi.

  1. Wortel

Merupakan jenis sayuran akar paling populer di dunia, dapat dimakan mentah, dimasak, atau diolah menjadi jus. Sayuran akar ini menyediakan serat dan antioksidan dalam jumlah yang banyak, sehingga sangat baik untuk tambahan gizi dalam program diet.

Wortel terkenal dengan warna jingga cerahnya dan kaya akan betakaroten, yang diubah tubuh menjadi vitamin A.

Nutrisi ini mendukung kesehatan penglihatan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan kulit, hingga resiko lebih rendah terkena penyakit kanker.

Mengkonsumsi wortel dikaitkan dengan peningkatan status antioksidan dan penurunan kadar kolesterol pada manusia dan hewan.

  1. Bit

Manfaat bit sangat banyak berkat kandungan antioksidannya yang tinggi. Bersama dengan brokoli dan paprika, sayuran merah ini diketahui memiliki kandungan antioksidan dan nilai kapasitas penyerapan radikal oksigen tertinggi dari 27 sayuran yang umum dikonsumsi di Amerika Serikat.

Bit juga rendah kalori namun kaya akan nutrisi yang bermanfaat. Seperti serat, folat, mangan, dan kalium. Secara alami, bit mengandung nitrat yang mudah digunakan tubuh untuk pemulihan otot, melancarkan peredaran darah, mengurangi peradangan, hingga meningkatkan performa fisik.

Untuk menikmati manfaat kesehatan unik dari bit, bisa dengan mengolahnya menjadi jus, dibuat acar, hingga sekadar merebus atau mengukusnya.

  1. Lobak putih

Lobak termasuk dalam keluarga sayuran silangan, sehingga masih berkerabat dengan sayuran penangkal kanker seperti brokoli, sawi hijau, kubis, dan kangkung.

Lobak putih mengandung sejenis fitonutrien yang diketahui dapat mengurangi risiko kanker, terutama kanker prostat, paru-paru, lambung, dan usus besar.

Kandungan kalsium, magnesium, kaliumnya yang tinggi juga merupakan makanan yang menyehatkan jantung, mendukung keseimbangan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida.

Sayuran akar ini juga rendah kalori dan minim karbohidrat, namun tinggi kandungan air sehingga dapat membantu menjaga hidrasi.

Lobak putih sangat cocok meski hanya sekedar jadi camilan, atau untuk menambah kerenyahan pada beberapa olahan makanan. Menambahkan irisan lobak ke dalam tumisan, salad atau sandwich, bisa menambah rasa lezat dan bergizi pada hidangan.

  1. Lobak Swedia

Sayuran akar ini pada dasarnya merupakan gabungan antara kubis dan lobak, sehingga memiliki banyak manfaat. Lobak Swedia kaya akan serat dan merupakan sumber vitamin C yang baik, dengan sekitar 47 persen dari asupan harian yang direkomendasikan.

Lobak termasuk sayuran akar rendah kalori. Selain mengandung vitamin C, juga kaya akan vitamin K dan A, serta kalium, serat, juga kalsium yang mendukung kesehatan tulang, pencernaan sehat, serta fungsi jantung.

Lobak satu ini berbentuk bulat, dengan kulit ungu-hijau yang memudar serta dagingnya berwarna kuning krem. Memiliki rasa yang manis dan gurih, juga memiliki tekstur yang bagus.

Sayuran akar ini dapat dihaluskan, dipanggang, atau ditumis serta dijadikan sebagai pelengkap dalam sup dan salad.

  1. Jahe

Jahe termasuk sayuran akar yang mengandung berbagai macam nutrisi. Seperti serat, mineral, serta vitamin. Karena kandungan-kandungan tersebut, jahe pun dipercaya memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Jahe mengandung banyak antioksidan, termasuk senyawa khusus yang disebut gingerol. Senyawa bioaktif ini dikenal karena mampu memberikan efek anti peradangan, meredakan mual, mengurangi nyeri otot, serta meredakan nyeri sendi.

Jahe merupakan tambahan yang baik untuk minuman hangat, serta dapat memberikan sensasi rasa pedas pada hidangan apa pun.

 

Editor : Bayu Putra
#manfaat #sayuran akar #sehat #pengobatan tradisional #makanan #umbi-umbian